Hai blogku , bogor sore ini dalam cuaca mendung.. Aku ingin mencurahkan uneg unegku
Dalam tulisan ini. Kebetulan sore ini aku lagi santai sambil menikmati secangkir teh manis hangat.
Ada rasa kecewa sangat sangat kecewa dalam hatiku yg susah untuk ku jelaskan. Aku hanya ingin bercerita padamu blogku.
Dia , sebut saja sang mantan. Memblokir semua akun sosial mediaku darinya termasuk apl whatsap ku juga.
Dia memutus semua kontak hubungan denganku. Untuk beberapa bln yg lalu.
Dan kini membatalkan blokiran nya , tiba2 muncul di akun sosial mediaku dan whatsapku.
Mau dia tuh apa sebenar nya sih ? Ini bukan sekali dua kali, tapi sudah beberapa kali terulang , dia selalu seperti itu.
LABIL sekali pemikiran nya. Mau blokir , blokir sekalian. Tidak blokir ya jangan diblokir.
Dia yg mutusin kontak , dia yg mutusin hubungan denganku. Dia juga yg seperti ini. Mau dia apa sih ?
Aku berjalan dengan dia sudah hampir 7-8thn dan diputusin sama dia cuma karena seorang cewe baru dalam hidupnya.
Bisa kebayang gak gimana sakit nya aku ? Parah.. Jahat banget dia. Dengan alasan mau fokus kerjalah , inilah , itulah , bahagiain ortunyalah , mencari passion dialah. Dan segudang
Alasan lain yg tak kumengerti. Ternyata setelah aku tahu karena seorang cw.
Astaga.. Sakit gk tuh. Kenapa gak bilang aja dari awal karena ada ssrg, jujur.
Gak perlu beralasan macam2. Cukup jujur. Akupun bakal trima.
Awal nya aku ingin berdamai dengan nya.. Bila memang alasan dia masuk akal.
Karena memang sikon kami begitu rumit. Keadaan kami dan hubungan kami benar2 begitu
Pelik saat itu.. Akupun menerima ptus dengan nya. Namun tiba2 dia blokir semua akun media sosial aku.
Dan berkata lupain dia. Kita masing2 aja. Kataku kenapa harus blokir semua akun media sosialku dan chatku ? Walau kita putus. Kita masih bisa jadi tmn kan ? Dia gk mau.
Aku hanya tidak ingin menjadi musuh dengan nya , itu yg ada dalam pikiran ku.
Mengapa kita tidak baik2 saja. Karena sebelum nya pun kita jadian baik2 dan berakhirpun
Harus baik2.
Dia yg memilih seperti ini.. Oke aku nurut aja , walau awal nya terasa ganjil dan aku sempat
Menyalahkan diriku sendiri.
Bulan berganti bulan berlalu. Begitulah dia terus saja blokir akun media sosialku dan chatku
Lalu membatalkan blokirnya terus saja berulang dan terjadi. Blokir , tidak , blokir , tidak dan terakhir kali dia blokir aku lagi.
Aku masih tetap saja diam , seolah memasa bodokan dia.
Aku berusaha damai dengan hati dan hidupku sendiri. Belajar ikhlas menerima semua ini.
Begitupun mencoba berdamai dengan dia.
Namun entah kenapa kali ini aku menjadi geram , disaat aku tahu dia tiba2 saja sudah tidak memblokir akun media sosialku dan chatku.
Kali ini aku harus tegas padanya. Dan akhirnya aku saja yg memblokirnya. Cukup aku tidak ingin terlibat lagi terlalu jauh akan permainan nya. Entah apa maksudnya dia seperti itu padaku dan hidupku.
Mungkin karena aku sudah terlanjur sakit hati padanya. Aku tidak dendam padanya sama sekali. Aku hanya sakit dan kecewa karena dia.
Dia yg tiba2 bersikap manis kembali padaku ,
Entahlah.. Aku sudah tidak ingin berurusan dengan nya lagi ,
Sudah tidak ingin tahu dan ada sangkut paut nya dengan dia apapun itu.
Cukup sampai disini saja.
Aku sudah maafkan semua kesalahan nya.
Mungkin ini caraku. Ku maafkan dia dengan ku pergi dan tak ingin mengenalnya lagi.
Langganan:
Komentar (Atom)
" PADA AKHIRNYA.. "
Dan pada akhirnya.. Bertemu dengan mu atau tidak dalam hidup ku? Itu tidak mengapa bagiku, Setidak nya aku bisa belajar banyak hal dari mu...
-
"Orang gila macam mana yang rela menunggu bertahun tahun? Sekalipun orang yang dia sayang sudah bersama orang lain?? Perasaan nya terla...
-
Dan pada akhirnya.. Bertemu dengan mu atau tidak dalam hidup ku? Itu tidak mengapa bagiku, Setidak nya aku bisa belajar banyak hal dari mu...
-
Edinburgh. Hallo Tita apa kabar? Aku selalu berharap, dimana pun kamu berada sekarang Kamu harus selalu baik baik saja dan bahagia selalu...