Selasa, 23 Juni 2026

Manusia gilaku ❤

Sang Brondong dengan segala kegilaan nya!! 

Pertanyaan aneh yang dia tanyakan.. 
Aku tahu dia lagi enggak bercanda, meski nada bicara nya dibalut candaan khasnya, namun aku tahu dan menyadari nya bahwa dia sedang berkata jujur dan serius pada ku, 
" Jika saat ini kamu masih sendiri, apakah kamu mau balik lagi sama aku? " Begitu ucapnya padaku.. 
Sejenak aku terdiam mendengar ucapan nya, tak tahu apa yang harus aku jawab? 
Lalu akupun asal jawab dengan candaan pula " Balik lagi? Sama kamu? Kapan kita jadian nya? Emang kita pernah pacaran ya? Hahaha. 
Brondong gila : jangan kan pacaran, kita tuh udah nikah tahu.. Ucap dia dengan nada bercanda juga!! 
Aku pun tertawa, ngakak malahan.. 
Aku : iya ya.. Kita tuh udah nikah ya? Hahaha, tapi kan itu di game, just virtual. 
Brondong gila : tapi aku nggak pernah anggap kita just virtual, apalagi tentang kamu di game, tentang semua yang pernah kita lalui itu nyata buat aku! 
Sekilas hening seketika, 
Namun diam diam ucapan nya berhasil mengacak ngacak hatiku, terlebih dia selalu membahas mimpi mimpi kita dulu bahkan mimpi besarku.
Dia ingin aku membersamainya, dia pun ingin mengusahakan dan mewujudkan semua list mimpi besarku, 
Dia dengan segala tingkah laku konyol dan random nya.. 
Namun disisi lain dia pun menjelma menjadi sosok yang dewasa, hangat dan juga bijaksana. 
Terkadang dia berkata padaku, seandainya dia terlahir lebih dulu dari pada aku.. Sudah pasti dia akan menjadi pria dewasa yang lebih tua dariku, dan akan dia pastikan.. Dia akan terus memperjuangkan ku, sayang nya dia terlahir belakangan setelah aku lahir beberapa tahun kemudian dia baru muncul kedunia. 
Dia selalu bilang padaku, jika dia bukan brondong, pasti aku mau kan sama dia? Hmm.. Padahal bagiku, mau brondong atau tidak? Itu bukan masalah, aku tidak peduli akan lintas usia, karena kedewasaan seseorang tidak dilihat dari seberapa lama ia hidup? Atau seberapa tua usia mu? Tapi dari bagaimana caramu bersikap dan bertindak..
Entah dia lebih muda atau tidak? itu sama sekali bukan halangan. Aku tidak pernah memandang hubungan dari selisih tahun lahir, karena bagiku kedewasaan seseorang tidak diukur dari seberapa lama ia hidup atau berapa angka di dalam kartu identitasnya. Kedewasaan terlihat dari bagaimana ia berpikir, bertindak, bertanggung jawab, dan memperlakukan orang lain dengan hormat dan tulus.
Andai saja garis waktu berpihak padaku, Aku akan memastikanmu tidak perlu menoleh ke arah lain, sebab aku akan terus berjuang memilikimu hingga akhir, akan aku pastikan aku siap segala nya untuk mu. Begitu ucapnya lanjut berkata padaku. 
Lagi lagi dia selalu ingin menabrak realita, dia ingin memilikiku, terlebih dia ingin menikahiku,
Sudah ku bilang, dia memang gila.. 
Lebih tepatnya brondong gila yang tak sadar diri, dia selalu ingin melampaui batasan dan menabrak realita yang ada, 
Dia adalah perpaduan yang kontradiktif. Di satu sisi, ia adalah pria dengan segala tingkah konyol dan perilaku random-nya yang kerap membuatku geleng kepala. Namun, di sisi lain, ia mampu menjelma menjadi sosok yang begitu dewasa, hangat, dan bijaksana—seolah ia memiliki dua jiwa yang bersemayam dalam satu raga.
Dia ingin aku ada di sisinya, ingin berjalan beriringan menuju masa depan, dan berjanji akan berusaha sekuat tenaga untuk bisa mewujudkan semua impian ku, dan apapun yang paling kuinginkan selama ini. Di lain sisi, dia tampak seperti anak kecil yang ceria dengan tingkahnya yang konyol, tak terduga, dan seringkali membuatku tak habis pikir dibuatnya. Namun di sisi yang lain nya lagi, dia mampu berubah menjadi sosok yang dewasa, menenangkan, penuh perhatian, dan memiliki cara pandang yang luas, bijaksana, dalam juga pemikir hebat yang selalu siap menghadapi banyak hal.
Namun, di matanya yang teduh, aku hanyalah Ditha—satu-satunya kesayangan yang ia cintai dengan ketulusan yang tak bertepi. Dan mungkin, kegilaannya itulah yang justru membuatku tak mampu mengabaikan segala tentang nya. 
Dia tetap menungguku disana, ditempatnya berdiri, 
Hingga sampai saat ini.. Dia masih tetap disana, menungguku dan tidak ada yang berubah sama sekali perasaan nya padaku, bahkan lebih besar lagi rasa cinta nya untuk ku. 
Padahal berkali - kali aku telah menyuruh nya pergi, temukanlah cinta yang lain, yang lebih baik dariku. 
Namun dia tetap diam saja ditempat nya berada, seolah tak mau menerima kenyataan yang ada. 
Dia bilang, dari pada cari cinta yang lain, lebih baik fokus pada pengembangan diri ucapnya.. Lebih baik mengejar mimpi mimpinya, agar kelak dia bisa jadi sosok yang bisa aku andalkan, begitu ucapnya. 
Justru dia begitu ingin menjadi pelindungku dengan segalanya yang bisa aku banggakan. 
Dan untuk menjadi seperti itu, dia harus bisa menjadi seseorang yang berkualitas, berkelas dan punya power yang kuat untuk menjagaku. 
Karena baginya, aku adalah harga dirinya yang harus dia jaga, dihormati, disayangi setulus hati dan di usahakan apapun segala nya yang aku butuh kan. 
Sekali lagi benar kan, dia memang segila itu.. 
Dia berani bermimpi besar, bahkan berani berharap untuk memilikiku seutuhnya—bahkan sampai membicarakan rencana untuk membangun rumah tangga bersamaku. Benar saja, dia memang terlihat seperti orang yang hilang akal. Lebih tepatnya, dia adalah brondong yang berani melampaui batas logika, yang terus berusaha menabrak tembok realita yang ada, seolah tak ada hal yang mustahil jika sudah menyangkut perasaannya.
Di balik sosoknya yang suka bercanda, dia bisa menjelma menjadi seseorang yang hangat, dewasa, dan begitu bijaksana nya, Seseorang yang tahu kapan harus bermain-main dan kapan harus bersikap serius. Seseorang yang mampu membuatku merasa didengarkan, dihargai, dan dipahami. 
Karena baginya, aku tetap Ditha kesayangan nya.. Perempuan manis yang dia cintai dan sayangi selamanya setulus hatinya ❤













Tita wiradisastra
❤

Kamis, 04 Juni 2026

BRONDONG GILA!!

Waktu benar-benar punya caranya sendiri untuk berlari. Rasanya baru kemarin jemariku menari di atas tuts, menitipkan jejak di blog kesayanganku ini dan kini, hampir satu tahun telah berlalu dalam diam. ( Juni 2025 ketemu Juni 2026 ) 
​Halo, rumah lamaku. Apa kabar?
​I’m back. Maaf ya, aku sempat terlalu larut dalam hiruk-pikuk dunia. Rutinitas ku yang padat, menyita begitu banyak waktu.. membuatku sedikit lalai menyapamu ๐Ÿ˜Ž๐Ÿ™‚
Namun hari ini, aku kembali..
Ada cerita tentang seseorang yang ingin kusimpan kembali, bukan hanya dalam ingatanku tapi dalam rangkaian kalimat, 
sebuah fragmen yang layak untuk abadi dalam tulisanku.. 
Mungkin tentang nya, menjadi salah satu potongan puzzle dalam hidupku. 
Dan hari ini, ada seseorang yang ingin aku ceritakan di sini :) 
๐Ÿ™‚

Datang lagi.. 

..... 
Kamu selalu on, melike postingan sosmed ku, dan akhirnya kamu memberanikan diri untuk bertanya kabar padaku kembali? Lalu akhirnya kamu pun bercerita padaku.. 
Kamu bilang, " Aku akan mewujudkan mimpimu, dulu kamu pernah bilang padaku, kamu mau kejepang kan Ta? Pelatihan bahasaku sudah selesai.. Dan aku akan terbang kesana, kenapa kamu nggak mau nunggu aku sebentar saja? Aku sudah sejauh ini Ta.. 
Kamu lebih memilih, Edin.. Edin itu,,
Edin yang mengangapmu adalah cinta monyet nya,
kamu pun pindah haluan, dan mimpimu berganti pada Edin kini. 
Padahal di sini aku sedang mengusahakan mimpimu, 
Jika aku sudah tinggal diJepang.. Apakah kamu ingin bersamaku? 
Perasaanku masih tetap sama padamu, tidak ada yang berubah, 
Jika kamu menyebutku gila.. mungkin iya, aku sudah tergila gila padamu Ditha!! 
( itu yang ia ucapkan padaku) 
Namaku bukan Ditha, namaku Tita. 
Dan tentang Edin pun,, aku tak memilih Edin.. 
Aku hanya suka saja mendengar cerita tentang Edin yang seseorang ceritakan padaku.. 
Tentang betapa indah nya Edin itu..!!
Aku pun ingin mengunjungi Edin, Mungkin suatu saat nanti. 
Dia memang baik, kamu juga memang baik.. Tapi aku tidak bisa membalas kebaikan diantara kalian berdua. 
๐Ÿฅฐ
Si gila : Iya aku tahu nama kamu Tita, tapi sebelum aku tahu nama aslimu, kamu sendirikan yang bilang namamu Ditha.
Aku senang, mendengarnya.. Aku kira kamu bakal pilih Edin, 
Jika kamu mau.. Ayo sama aku, kita pergi ke Edin, aku mau menemani mu kesana. Berkunjung kesana adalah salah satu negara impianku juga Ta. Betapa indah nya jika aku bisa pergi kesana bersama mu. 
Aku : Udah deh, Vn..stop!! Jangan bahas Edin lagi, Lupain aku!! 
Kamu tahu.. Ditha, itu hanya nama virtual life aku, lagian sekarang aku udah gak main virtual life lagi. 
Si gila : Iya aku tahu, kamu udah jarang on, bahkan udah nggak pernah on Ta.. 
Aku nggak peduli, nama kamu siapa? Aku mau tetap panggil kamu Ditha, anggap saja Ditha itu panggilan kesayangan aku buat kamu. 
Aku : stop!! Please... Kamu ngerti nggak sih? Kita itu cuma fiksi? Tentang kita itu nggak nyata.. Kamu sama aku itu just virtual, kita itu hanya ada di game. Kenapa kamu bawa ke dunia nyata?? 
Si gila : aku nggak tau Ta.. Aku benar-benar jatuh cinta sama kamu. 
Aku nggak pernah bisa lupain kamu, aku udah coba move on.. Punya pacar, tapi nggak bisa Ta, itu bukan kamu.. Aku nggak nemu kamu di perempuan mana pun?? 
Kamu tahu Ta, aku sempat putus asa.. 
Aku sesayang itu sama kamu. 
aku : Kamu GILA Vn..!! 
Si gila : Aku emang GILA karena kamu, saking sayang nya sama kamu.. 
Dua tahun kemarin aku serius belajar bahasa Jepang, kamu yang bikin aku termotivasi.. Akhirnya aku bakal ke Jepang. 
Aku udah siapin semuanya, tinggal berangkat, Kamu tunggu aku setahun lagi aku bakalan menetap disana, aku mau ajak kamu tinggal disana Ta.. 
Aku : kamu makin GILA, udah pasti aku nggak bisa.. Aku udah milik seseorang!! Kamu juga tahu itu.. 
Si gila : aku nggak peduli, sebaik apapun pasangan mu.. Aku yakin, aku bisa jadi yang lebih baik lagi buat kamu. 
Aku : Kamu masih muda Vn, usia kamu aja dibawah aku, kamu bisa dapet yang lebih baik dari aku!!
Si gila : Aku nggak peduli Ta.. Berapapun jarak usia kita, bukan alasan!! Justru itu, kamu perempuan pertama yang begitu membekas dihati dan ingatan aku. Nggak ada yang sedewasa kamu, sepengertian kamu, sepeduli kamu dan sebaik kamu.. 
Kamu tahu Ta, kamu itu beda dari perempuan manapun yang pernah aku kenal, kamu punya daya tarik sendiri dengan segala aspek yang ada dalam dirimu, kamu unik dengan versimu Ditha.. dari awal aku tahu, hati aku nggak pernah salah pilih, 
Tentang kamu itu begitu hidup diingatan dan hati aku. 
Karena kamu DITHA, aku menemukan mimpiku.. Itu kenapa aku juga mau kamu menemani mimpiku ini. 
Aku : ...... 
Si gila : kamu sendiri yang bilang, masa depan itu rahasia kehidupan, tidak ada yang tahu kedepan nya bakalan seperti apa? Benang merah itu nyata.. Jika kita memang ada takdir dan sinkronasi benang merah itu.. 
Aku yakin kita bisa bersama, dan akan aku pastikan kamu akan jauh lebih bahagia bersamaku.
Aku : ....... 

๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ

Dia kembali lagi.. 
Polanya selalu sama: ia akan hadir lewat jejak-jejak kecil di media sosial, menyukai unggahanku seolah sedang mengetuk pintu, sebelum akhirnya memberanikan diri untuk kembali masuk ke dalam percakapan. 
Dan kali ini, ia datang dengan sebuah pengakuan yang membuatku terdiam.
​Ia datang membawa mimpi yang dulu pernah kusebutkan, tentang Jepang. Katanya, dua tahun ini ia berjuang, belajar bahasa dengan keras, hanya demi mewujudkan rencana yang dulu pernah kami bicarakan saat kami masih terjebak dalam dunia virtual.
​"Aku akan ke sana, Ta. Kenapa kamu tidak mau menungguku sedikit saja?" tanyanya dengan nada yang penuh obsesi sekaligus kasih sayang. Ia masih memanggilku "Ditha" nama virtual yang dulu kupakai, yang baginya sudah menjadi panggilan kesayangan yang tak tergantikan. Ia juga masih terjebak pada asumsi tentang "Edin", sebuah tempat dan sosok yang baginya adalah saingan, padahal bagiku, itu hanyalah cerita indah yang ingin kukunjungi suatu saat nanti, bukan sebuah pilihan hati.
​Aku sudah berkali-kali memintanya untuk berhenti. "Kita hanya fiksi," kataku. "Apa yang terjadi di dunia game tidak seharusnya ditarik ke kenyataan."
​Namun, ia menolak untuk sadar. Baginya, cintanya jauh lebih nyata daripada jarak dan statusku sekarang. Ia mengaku sudah mencoba untuk move on, mencoba mencari sosok lain, namun ia gagal. Ia bilang, tidak ada perempuan lain yang lebih indah dari aku dan perhatian yang sama sepertiku.
​"Aku tidak peduli tentang usia, aku tidak peduli tentang pasanganmu sekarang," ucapnya keras kepala. "Aku hanya tahu kamu adalah perempuan pertama yang begitu membekas dalam ingatanku."
​Mendengarnya berbicara tentang "benang merah" dan masa depan yang ia rancang untuk kami berdua, rasanya menyesakkan. Aku sudah memilih jalan hidupku, aku sudah bersama seseorang, namun di sisi lain, aku tidak bisa memungkiri bahwa ada laki-laki, seorang laki-laki yang mungkin bisa kusebut "GILA" karena obsesinya.. yang begitu tulus ingin memperjuangkan mimpiku bersamanya.
​Mungkin ini adalah bagian dari hidup yang harus kuingat. 
Bahwa pernah ada seseorang yang mencintaiku sebegitu dalam, sebegitu terobsesi, hingga ia menjadikan hidupku sebagai alasan untuk ia tumbuh dan mencapai impiannya.
​Meski aku tak akan pernah bisa membalasnya, setidaknya aku ingin menuliskan ini. Agar suatu saat nanti, aku tidak lupa bahwa aku pernah dicintai sedemikian rupa oleh seseorang yang berani menantang takdir, meski dia tahu bahwa aku tak mungkin bisa menjadi miliknya.
๐Ÿ™‚

Ada sesuatu yang aneh tentangnya..
Dia masih muda, jauh lebih muda dariku, dan terkadang sifat kekanak-kanakannya muncul begitu saja.. polos, lugu, dan apa adanya. Cintanya seperti kanvas putih yang bersih, tidak banyak retakan, tidak banyak basa-basi. Ia mencintaiku dengan cara yang begitu sederhana, layaknya seseorang yang baru pertama kali mengenal dunia dan memutuskan bahwa akulah satu-satunya hal paling menarik di dalamnya.
​Di saat-saat tertentu, dia bisa sangat konyol, membuatku tertawa sampai lupa pada beban orang dewasa yang kutanggung setiap hari. Bersamanya, dinding yang kubangun perlahan runtuh. Aku merasa lebih ringan, lebih berani untuk menjadi diriku sendiri tanpa takut dihakimi. Ia mengajakku mengeksplorasi banyak hal, memperkenalkan dunianya yang penuh warna, dan menunjukkan sisi-sisi indah dari hal-hal kecil yang selama ini kuabaikan.
​Namun, di balik semua tawanya yang renyah dan sifatnya yang kadang menggemaskan, dia punya sisi yang tak terduga. Ada momen-momen di mana ia tiba-tiba bertransformasi menjadi sosok yang begitu dewasa dan bijaksana. Dia tahu kapan harus berhenti bercanda dan kapan harus mendengarkan setiap keluh kesahku dengan pandangan yang dalam.. seolah ia bisa melihat apa yang tidak diucapkan oleh bibirku.
​Sifatnya yang kontradiktif itu.. antara jiwa muda yang meluap-luap dan kedewasaan yang tenang, adalah alasan mengapa dia begitu membekas. Dia adalah perpaduan antara tempat bermain yang menyenangkan dan tempat pulang yang menenangkan.
​Aku tahu, posisi kami mustahil. Jarak usia dan realitas hidup kami adalah jurang yang tak bisa diseberangi. Namun, aku tidak bisa memungkiri kenyataan bahwa bersamanya, aku menemukan kembali bagian dari diriku yang sempat hilang. Dia adalah anomali yang manis. Dia, dengan segala kepolosan dan obsesi "GILA"-nya, telah berhasil membuat hari-hariku yang sudah berwarna menjadi makin berwarna lagi dan lebih hidup.
​Mungkin benar apa katanya, cinta memang tidak pernah mengenal hitungan usia. Meski aku tak bisa menjanjikan masa depan bersamanya, setidaknya aku ingin mencatat ini: bahwa pernah ada seseorang yang mencintaiku dengan cara yang begitu tulus, yang membuatku merasa berharga hanya dengan menjadi diriku sendiri.
​Dan untuk kamu, "si GILA" yang akan berjuang menggapai mimpi di negeri sakura sana, terima kasih telah membuat hidupku yang absurd ini terasa seperti sebuah petualangan yang tak terlupakan.. 
๐Ÿ™‚

Mungkin benar apa kata orang, bahwa ada orang-orang yang hadir ke dalam hidup kita bukan untuk menetap, melainkan untuk meninggalkan jejak yang tak mungkin bisa dihapus oleh waktu. Dan dia, sosok yang kupanggil "si BRONDONG GILA" itu, adalah salah satunya.
​Mengingatnya selalu terasa seperti membaca buku dengan bab-bab yang tak pernah kuijinkan untuk selesai. Dia adalah jiwa muda dengan cinta yang masih selugu kanvas putih, belum ternoda oleh perhitungan orang dewasa, belum lelah oleh ekspektasi yang menyesakkan.. 
Ada keindahan luar biasa dalam kepolosannya. Saat dia tertawa, saat dia antusias menceritakan impian-impiannya yang terdengar mustahil, aku merasa sedang melihat dunia melalui mata yang baru.. dunia yang penuh warna, dunia yang tak terduga, dunia yang ia ajak aku untuk ikut menjelajahinya.. 
​Dia tidak datang dengan membawa beban berat. Dia datang membawa keceriaan. Bersamanya, aku tidak perlu memakai topeng. Aku bisa menjadi TITA, bukan seseorang yang dituntut untuk selalu tampak tegar atau bijaksana. Dia membawaku keluar dari rutinitasku yang berwarna, menjadi makin penuh warna.. menunjukkanku bahwa kebahagiaan itu kadang sesederhana mendengar cerita lucu atau membayangkan petualangan di negeri asing.
​Namun, yang membuatku tak bisa benar-benar berpaling adalah sisi lain dari dirinya. Di balik segala kenekatan dan sifat "kekanak-kanakan" yang sering ia tunjukkan, ia punya ketenangan yang aneh. Ada saat di mana dia bisa menatapku dengan tatapan yang begitu dewasa, memberikan kata-kata yang menenangkan, seolah dia sudah hidup ratusan tahun lebih lama dariku. Dia tahu kapan harus bersikap sebagai pelindung, kapan harus menjadi kawan diskusi yang bijak, dan kapan harus menjadi seseorang yang cukup kupeluk dalam diam untuk meredakan badai di kepalaku.
​Dia mencintaiku dengan obsesi yang jujur.. Sebuah keberanian yang sering membuatku takut sekaligus takjub. Bagaimana mungkin seseorang, di usia semuda itu, bisa begitu yakin pada apa yang ia rasakan? Dia tidak peduli pada realitas yang membatasi kita. Baginya, batasan usia, jarak, atau statusku adalah sekadar angka yang bisa ia lampaui dengan tekad. Dia adalah bentuk nyata dari ketulusan yang terkadang terasa menyakitkan, karena aku tahu, betapa pun aku menghargai kehadirannya.. Aku tidak bisa memberikan apa yang ia minta.
​Ada rasa bersalah yang sering muncul. Aku tahu dia punya masa depan yang luas di depan sana, terutama dengan mimpinya yang sedang ia kejar di Jepang. Tapi dia justru bersikeras ingin menyeret namaku ke dalam masa depannya. 
"Aku ingin kamu menemani mimpiku," katanya.. Kalimat itu bukan sekadar rayuan, bagiku itu adalah pengakuan akan betapa berartinya aku dalam hidupnya yang sedang tumbuh.
​Sekarang, setiap kali aku teringat padanya, aku hanya bisa tersenyum ๐Ÿ™‚
Mungkin aku tidak akan pernah bisa membalas perasaannya sebagaimana ia inginkan. 
Tapi di dalam blog ini, aku ingin mengabadikannya. Aku ingin mencatat bahwa dalam hidupku yang seringkali rumit dan absurd ini, pernah ada seseorang yang mencintaiku dengan cara yang begitu murni, yang membuatku merasa sangat hidup, dan yang entah bagaimana? berhasil mengubah caraku memandang dunia.
​Dia mungkin akan pergi jauh ke Jepang, membangun hidup yang baru, dan mungkin suatu hari nanti, dia akan menemukan seseorang yang pantas untuk mendapatkan cinta selugu itu. Tapi bagiku, dia akan tetap menjadi kenangan tentang seseorang yang pernah "GILA" karena aku, seseorang yang tidak pernah menyerah meski berkali-kali kuberi jarak.
​Terkadang, mencintai tidak harus tentang memiliki. Kadang, mencintai adalah tentang membiarkan seseorang menjadi alasan untuk kita tumbuh, meski pada akhirnya kita harus berjalan di jalan yang berbeda. Dan dia, dengan segala kegilaannya, telah mengajariku lebih banyak tentang cinta daripada siapa pun yang pernah singgah di hidupku.
๐Ÿ™‚

Sekarang, saat aku menuliskan semua ini, bercerita tentang nya.. aku sadar bahwa kehadirannya adalah sebuah anugerah yang datang di waktu yang tidak tepat. Dia adalah musim semi yang datang tepat setelah aku memutuskan untuk beristirahat dari hiruk-pikuk perasaan. Namanya, atau lebih tepatnya, panggilan "Ditha" yang ia buat.. kini telah menjadi salah satu bagian paling surealis dalam hidupku.
​Kadang aku bertanya pada diriku sendiri, apakah obsesinya itu benar-benar cinta, atau sekadar proyeksi dari mimpi-mimpinya yang belum terwujud? Namun, melihat bagaimana ia belajar bahasa dengan begitu gigih, bagaimana ia merancang masa depan dengan namaku di dalamnya, aku tahu itu lebih dari sekadar obsesi. Itu adalah bentuk pengabdian yang paling murni, yang sayangnya, tidak bisa kupeluk tanpa menyakiti pihak lain.
​Mungkin benar apa yang dia katakan tentang benang merah. Bahwa ada ikatan yang tidak kasatmata, yang menarik dua orang untuk saling bersinggungan meski pada akhirnya mereka harus kembali ke jalan masing-masing. Bagiku, dia bukan lagi sekadar "orang dari masa lalu". Dia adalah pengingat bahwa hati manusia punya ruang yang begitu luas..
Luas untuk menampung mimpi, luas untuk menampung keberanian, luas untuk terus mencintai meski kadang terlihat samar apakah bisa termiliki? dan luas untuk menerima cinta yang hadir tanpa diundang.
​Jika suatu hari nanti, di bawah langit Jepang yang mungkin jauh lebih dingin dari tempatku berpijak sekarang, dia tahu aku menulis tentang nya diblogku ini dan dia membaca tulisan ini, atau sekadar mengingat momen-momen saat kita masih "bermain" di dunia fiksi kita..
Aku ingin dia tahu satu hal:
​Terima kasih karena telah menjadikanku alasanmu untuk menjadi lebih baik. 
Terima kasih telah mencintai sisi TITA yang bahkan mungkin tidak bisa kulihat sendiri. 
Aku tidak bisa menjanjikan takdir akan memihak kita, aku tidak bisa memberikan jawaban yang dia harapkan, tapi aku akan selalu menyimpan memorinya dalam kotak kecil di hatiku.
​Biarlah dia terus terbang, mengejar mimpi-mimpinya hingga sampai ke puncak yang ia tuju. Biarlah dia tumbuh menjadi pria dewasa yang hebat, yang bijaksana, namun tetap membawa sedikit dari "kegilaan" masa mudanya untuk membuat dunianya tetap indah.
​Aku tidak akan pernah bisa memiliki nya, tapi aku akan selalu menjadi salah satu pendukungnya.. meski hanya dari balik layar, meski hanya dalam doa-doa yang tak pernah terucap.
​Untukmu, si brondong yang pernah mencintaiku dengan begitu hebat..
Terima kasih pernah membuatku merasa bahwa hidup ini layak untuk dirayakan, meskipun pada akhirnya, kita hanyalah dua orang yang dipertemukan oleh takdir hanya untuk saling mengenang, bukan untuk saling menggenggam.. 
๐Ÿ™‚

Ada satu sisi dari dirinya.. yang membuatku merasa tidak bisa lagi berpura-pura bahwa mimpiku tidak pernah ada.
Secara tidak langsung, dia adalah booster yang luar biasa..
Saat aku bercerita tentang keinginan terbesarku dan tentang salah satu mimpiku. Dia tidak menertawakanku.. Dia justru menatapku seolah aku adalah seseorang yang memang ditakdirkan untuk berdiri di sana, di tempat yang selama ini hanya ada di dalam daftar keinginanku.
​Dia, si "BRONDONG GILA" itu, dengan segala antusiasmenya yang tak habis-habis, terus meyakinkanku bahwa usia hanyalah deretan angka yang tidak punya kuasa atas takdir. 
Dia adalah pengingat yang paling keras.. bahwa aku bisa, bahwa aku berhak, dan bahwa mimpiku layak untuk diperjuangkan!! 
​Di tengah rutinitasku dan kesibukanku, dimana setiap harinya aku terikat oleh tanggung jawab, kontrak dengan brand-brand besar, dan komitmen profesional yang tak mungkin kutinggalkan begitu saja..
Suaranya, terkadang terasa seperti bisikan yang menyakitkan sekaligus menyenangkan yang memanggil namaku.. 
​Dulu, sebelum dunia ini menyita hampir seluruh waktuku, salah satu impian itu adalah target yang ingin segera kusentuh.. Namun, hidup menuntut prioritas. Ada tanggung jawab yang membelengguku, ada pasangan yang menjadi bagian dari realitasku, dan ada kenyataan bahwa aku tidak bisa sekadar berlari meninggalkan semuanya begitu saja.. 
​Lantas, bagaimana aku harus bersikap? Di satu sisi, aku merasa terikat oleh realitas yang sudah kubangun dengan begitu rapi..
Namun di sisi lain, dorongan dari diriku sendiri dan bisikan dari dirinya.. si anak muda yang obsesif dan tentang Edin yang selalu menyemangatiku, seolah membuka kembali pintu yang sudah kututup rapat. 
Mereka mengingatkanku bahwa ada "TITA" yang lain, TITA yang dulu punya keberanian untuk bermimpi lebih dari sekadar apa yang ada di depan mata sekarang.. 
​Aku merasa berada di persimpangan,
Apakah ini tanda bahwa mimpiku memang belum selesai? Ataukah mereka hanyalah perantara yang dikirim semesta untuk menguji seberapa besar keinginan itu masih menyala di dalam diriku?? 
​Terkadang, mencintai mimpimu sendiri di tengah tanggung jawab yang nyata adalah bentuk perjuangan yang paling kompleks.. Namun juga paling indah dan paling absurd sekaligus paling nyata yang harus diperjuangkan. 
Aku ingin bisa memperjuangkan mimpiku sendiri, meraih impian itu tanpa harus melepaskan tanggung jawab yang kupikul hari ini. Namun, hidup tidak selalu memberiku pilihan untuk memiliki keduanya sekaligus.
​Mungkin untuk sekarang,, aku akan tetap menahan diri.. Aku akan terus memenuhi tanggung jawabku, terus profesional dengan kontrak-kontrak yang ada. Tapi, aku tidak akan mematikan api itu.. 
Terima kasih kepada si brondong gila dan Edin, karena setidaknya, mereka telah membantuku menjaga mimpi itu agar tidak mati.. 
Kedua nya meyakinkanku.. bahwa, meskipun jalanku mungkin masih panjang, harapanku untuk melangkah bersama mimpiku..
Suatu saat nanti bukanlah sebuah kemustahilan.
​Mungkin aku belum bisa mewujudkan nya sekarang. Tapi, setidaknya aku tahu, bahwa di suatu sudut kecil hatiku, dan disuatu sudut bumi bagian lain.. 
Disudut semesta yang luas ini..
Masih ada manusia yang begitu tulus, antusias, juga mendoakan kebaikan untuk ku, peduli dan meyakinkan ku.. 
Untuk AKU terus percaya pada mimpiku, bahwa aku masih bisa memiliki keberanian untuk menjadi "AKU" yang sesungguhnya..
Sisi lain TITA yang memang indah, untuk terus tumbuh dan mekar selalu.. 
Dan mungkin, di satu titik di masa depan yang rahasia, benang merah itu akan membawaku pada jawaban yang selama ini kucari.. 
๐Ÿฅฐ๐Ÿ™‚๐Ÿ˜Ž

_ TITA WIRADISASTRA _



















Sabtu, 21 Juni 2025

" PADA AKHIRNYA.. "

Dan pada akhirnya.. 
Bertemu dengan mu atau tidak dalam hidup ku? Itu tidak mengapa bagiku, 
Setidak nya aku bisa belajar banyak hal dari mu.. 
Untuk bisa membersamai mu, mungkin itu terlihat mustahil.. 
Meski sekali pun keajaiban itu nyata ada nya, walau hanya 0,01 % bisa jadi kemungkinan itu terjadi..
Karena tidak ada yang mustahil dalam hidup ini, jika semesta sudah berkendak.. 
Entah, benar atau tidak? Biarkan itu menjadi urusan semesta, 
Aku tidak akan mengejar.. Serahkan saja semua harapan itu pada semesta, lalu biarkan semesta yang bekerja.
Cukuplah aku disini terus bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik lagi, 
Karena untuk menjadi setara dengan mu, setidak nya aku harus bisa menyeimbangkan diriku.. 
Berproses menjadi perempuan yang lebih baik lagi, lebih indah lagi dan lebih bersinar lagi. 
Meski jauh dari kata sempurna, akan aku lakukan untuk setiap pertumbuhan diriku, bukan karena dirimu tapi karena diriku dan untuk diriku sendiri. 
Aku harus jadi versi terbaik ku, indah, menawan, bersinar dan bijaksana. 
Walau pada akhirnya, jika seandai nya kita tidak pernah bertemu sekali pun. 
Aku akan tetap merasa senang.. 
Karena aku pernah menjadi kan mu "Bias" Ku, kamu menginspirasiku. 
Terlepas dari karakter aslimu seperti apa yang sebenarnya? aku tidak tahu pasti, karena semua yang terlihat dilayar kaca terkadang berbeda dengan kepribadian aslinya, yang aku tahu kebanyakan "sosok figur" Itu,
karakter nya dibentuk demi yang namanya pencitraan, meski tidak semua..
Dan aku berharap kamu "park chanyeolku" Menjadi salah satu manusia yang natural, yang memang kamu seperti itu karakternya, apa ada nya, real memang begitulah dirimu..
entahlah dibentuk atau tidak dirimu atas agensi mu, aku tak peduli. 
Aku akan tetap menyukai mu. 
Dimataku, kamu terlihat begitu indah dan sempurna dengan pancaran aura kebaikan yang sangat natural. 
Kamu memberi energi positif untuk ku, membuatku selalu merasa menjadi lebih baik lagi, lebih semangat lagi.. 
Aku tahu.. 
Pasti bukan hanya aku saja yang merasa terinspirasi oleh mu, 
Banyak perempuan diluar sana atau bias mu yang lain nya, merasakan sama dengan ku.. 
Aku malah senang, banyak manusia diluar sana menyayangimu, terinspirasi karena mu. 
Aku bersyukur mengenalmu, meski hanya lewat dalam dunia digital. 
Dimana pun kamu berada park chanyeol... 
Dibelahan bumi manapun kamu berpijak,
Hiduplah dengan lebih baik lagi, lebih bijak lagi dan 
Lebih bahagia lagi.. Juga terus sebarkan "happy virus mu"
Aku akan selalu mendukungmu
Aku akan tetap menyayangimu.. Selalu, disini dari tempat aku berada. 
๐Ÿ’
Aku disini pun akan selalu terus berkembang, berdaya dan bertumbuh lebih indah lagi dalam versi terbaik ku ❤
Selalu menyayangimu selama nya, 
Terima kasih park chanyeol ku :) 
. 
. 
. 
. 







With love ❤๐Ÿ’

-- Tita wiradisastra --

Selasa, 14 Januari 2025

"SEMUA GARA GARA LAGU"

............... | ............ 
Tanpa sengaja salah satu band favorite mu, dan lagu yang pernah kamu berikan buat aku.. 
Tersetel begitu saja di sebuah radio dalam perjalanan ku di mobil kesayangan ku yang sedang aku kendarai ini. 
Tanpa aba aba tanpa permisi.. Lagu itu pun tiba tiba terputar,, 
Dan duar.....  
Kamu tahu,?
Begitu saja memori tentang mu kembali terputar dengan jelas dalam ingatanku,
Kamu bak menari nari penuh suka cita disana dengan senyuman manismu juga tatapan tajam mu yang khas itu terekam jelas dalam ingatan ku yang selalu membuatku tenang ketika aku berada didekatmu waktu itu. 
Semua kenangan kita menjadi kilas balik dipikiran ku kini. 
Tanpa sadar aku sudah menjelajahi waktu dimana ada kamu saat itu bersama ku,,
Masa dimana yang pernah kita habis kan bersama.. 
Tawa canda bahkan tangis air mata yang pernah kita lewati bersama terekam jelas begitu saja melintasi masa dimana aku yang saat ini sudah tak pernah mengingat mu lagi. 
Kamu tetap berada disana dalam ingatan ku, tak berubah sedikit pun, kamu sudah menjadi bagian dari ruang dalam ingatan ku. 
Semua terasa begitu hangat dan campur aduk rasa nya kini.. 
Dari sebuah lagu band favorite mu yang berhasil mengacak ngacak setiap kenangan yang sudah jauh ku lalui bahkan ku abaikan keberadaan nya, seolah olah tentang mu semua tidak pernah ada. . 
Bohong jika aku tiba tiba tidak merindukan mu kini, hanya gara gara sebuah senandung lagu favorite mu yang pernah kita dengar bersama dulu, sebuah lagu yang menjadi saksi cerita kita. 
Lagu itu pun tak pernah hilang ditelan masa, meski masa aku dan kamu telah usai.. 
Namun lagu itu tetap abadi menjadi sebuah memori dalam ingatan yang tak pernah dilupakan, 
Lagu adalah salah satu bentuk karya abadi yang akan selalu ada dari masa kemasa dan tak akan pernah hilang ditelan masa keberadaan nya, 
Sebait lagu yang kini membawa ku kembali pada masa dimana ada kamu didalam nya, 
Sama hal nya dengan sebuah tulisan atau novel ku menyebutnya semua karya tulis itu akan menjadi abadi dalam kenangan, termasuk semua tokoh didalam nya bahkan pemeran utama nya sekali pun ikut mengendap abadi didalam tulisan.
Dan salah satu tokoh itu adalah kamu yang ikut abadi dalam ceritaku. 

" SEMUA GARA GARA SEBUAH LAGU "

Lagu yang tanpa sengaja terputar begitu saja.. 
Aku menghela nafas ku dalam diam, sejenak..aku mengatur nafas ku kembali seperti semula, hmm.. 
Tiba tiba aku jadi teringat tentang kamu kembali. 
Meski aku pun sudah tidak tahu kamu dimana kini? 
Dan aku memang sudah tidak ingin tahu apapun perihal tentang mu. 
Karena kehidupan pun terus berjalan, maka aku pun telah melanjutkan hidupku.
Selamat tinggal cerita lalu, aku telah berdamai dengan mu kini.. 
Maaf dan Terima kasih untuk semua hal yang pernah terjadi. 
Teruslah kamu berada disana saja dalam hidupmu, 
Mari kita tetap melanjutkan kehidupan kita masing masing. 
:) 

_ Tita wiradisastra _










 




My MOOD BOOSTER :) 
PARK CHANYEOL ❤

   










Selasa, 24 Desember 2024

SIAPA????

Kau ini siapa ya? 
Sudah lama sekali, bahkan aku hampir melupa akan sosok mu.. 
Kamu sudah jauh aku tinggal dalam hidupku, 
Bahkan mengingatmu pun aku sudah tak pernah kini.. 
Namun,, 
Bagaimana bisa kau tiba tiba hadir kembali dalam mimpiku, sedangkan disini pun aku sudah tak memikirkan mu sama sekali.. 
Bisa bisa nya kau muncul begitu saja dalam mimpiku, 
Dan dengan begitu saja kamu tiba tiba memeluk aku lalu berkata merindu padaku. 
Terasa nyata sekali pertemuan kita dialam mimpi itu, bahkan sampai aku terbangun dari tidurku.. 
Aku mengingat semua mimpi itu, 
Seperti kita habis bertemu dan melepas rasa rindu yang begitu mendalam. 
Kamu memeluk aku lalu tersenyum padaku, 
Seolah memang sudah terlalu lama kita tak bertemu..
Dalam mimpiku, kamu mencariku lalu begitu saja kita bertemu
Tanpa banyak bahasa, seketika kamu langsung memeluk ku dengan erat dan berkata "aku kangen banget kamu ta, maafin aku, aku benar benar menyesal"
Kata kata itu terdengar jelas dalam telingaku, 
Kata "Maaf mu" dalam mimpi semua terasa begitu nyata.
Sesaat setelah aku terbangun dari tidurku,
aku tertegun seketika dan tiba tiba saja mengingatmu kembali. 
Entah apa yang aku rasa? 
Bagiku, semua tentangmu sudah terasa kosong kini dalam hidupku.. 
Seperti yasudah, dengan ada atau tanpa dirimu pun aku tetap melanjutkan hidupku. 
Kini aku sudah baik baik saja, namun seolah olah arti "pesan dari mimpi itu" Menurut tafsiran ku..
"Kamu melarang ku untuk benar benar menghapus tentangmu dalam hidupku"
sementara kenyataan nya, disini aku memang sudah tak pernah memikirkan perihal tentangmu lagi. 
Semua tentangmu sudah jauh sekali aku lepaskan, bahasa baik nya aku sudah benar benar "legowo" Perihal kamu.
Tenang saja, siapapun tidak ada yang aku lupakan.. 
Aku mengingatmu, kamu pasti selalu dalam ingatanku, karena siapapun yang pernah singgah dalam hidupku, memiliki tempatnya masing masing dalam ingatanku termasuk kamu.
Namun kini aku sudah tak memikirkan tentang kamu lagi, 
Sudah terlalu begitu banyak jarak dan ruang yang membentang diantara kita.. 
Kini kita sudah kembali menjadi dua orang asing, sama seperti disaat kita tidak pernah saling mengenal satu sama lain. 
Lantas apa yang harus di permasalahkan kini? 
Toh kamu sudah tidak ada dimasa nya kini, 
Dulu mungkin kamu memang pemeran utama nya, cerita cintaku dalam masa remaja ku. 
Tapi sekarang peran itu sudah tergantikan. 
Aku yang pernah menyayangimu dengan sungguh.. 
Dan kamu menjelma menjadi manusia seenak nya karena merasa dicintai baik olehku, 
Bagaimana tuan? 
Tidak ada yang sepertiku kah? 
Kamu tidak akan menemukan sosok aku yang sama kini, sekali pun dalam orang yang sama(aku yang saat ini) kamu tidak bisa menemukan sosok aku yang dulu saat bersamamu. 
Apalagi mencari sosok aku dalam diri orang lain, 
Kamu tidak akan pernah menemukan nya,. 
Karena yang seperti aku ya hanya aku. 
Aku unik dan tidak ada yang menyamai nya. 
Sekali pun kamu berusaha mengganti sosok ku, tetap tidak akan pernah sama tuan. 
Silakan lah merindukan aku dalam diam mu, dalam hidupmu. 
Seperti aku tidak akan pernah datang dua kali, (entah sepaket bersama baik - buruk nya aku) 
Dan 
aku tidak bisa dimiliki untuk kedua kali nya.. 

Tentang kita masa nya sudah habis, 
Cerita kita sudah berlalu sangat lama dan aku sudah meninggalkan kisah bersama mu dengan amat begitu jauh nya.. 
Entah benar atau salah? 
Entah nyata atau dalam mimpi?
Entah hanya perasaan aku saja(firasat) atau bukan? 
Aku merasakan begitu kuat nya energimu, seolah ada suatu yang selalu mengoneksikan antara kita, 
Apakah kamu memanifestasikan aku? 
Entahlah aku pun tidak tahu, 
Entahlah.. Tiba tiba terlintas gambaran seperti itu dalam benak ku. 
. 
. 
. 
" Dirimu yang selama ini ada di situ
Mengapa hanya dalam sesaat
Ke tempat diriku berada?
ๅฟ…ๆฎบใƒ†ใƒฌใƒใƒผใƒˆ
Hingga di angkasa sana, di kejauhan
Pertemuan antara kita berdua
Tempat yang tak ada siapapun
ๅฟ…ๆฎบใƒ†ใƒฌใƒใƒผใƒˆ "

๋‚ด๋‚ด ๊ฑฐ๊ธฐ ์žˆ์—ˆ๋˜ ์‚ฌ๋žŒ์€ ๋‹น์‹ ์ด์—์š” ์™œ ์ž ์‹œ๋งŒ์š” ๋‚ด๊ฐ€ ์žˆ๋Š” ๊ณณ์€ ์–ด๋””์ธ๊ฐ€? ํžˆ์‚ฌ์ธ  ํ…”๋ ˆํฌํŠธ ์ €๊ธฐ ์ € ํ•˜๋Š˜ ์ € ๋ฉ€๋ฆฌ์— ์šฐ๋ฆฌ ๋‘˜์˜ ๋งŒ๋‚จ ์‚ฌ๋žŒ์ด ์—†๋Š” ๊ณณ ํžˆ์‚ฌ์ธ  ํ…”๋ ˆํฌํŠธ

"Terim kasih sudah mampir kedalam mimpiku, walau pun aku tak pernah sama sekali berharap untuk memimpikan mu"

_ Tita tarlaa _


 



 



 



 

Jumat, 08 November 2024

BAIK BOLEH, BODOH JANGAN!

...... 
Bedain bisa memberi manfaat sama dimanfaatin. 
Kamu harus punya kendali sama diri kamu sendiri.. 
Tanya benar benar sama dirimu? 
Dia(mereka) benar peduli tulus sama kamu tidak, disaat kamu lagi enggak baik baik saja?
Disaat hidup lagi terpuruk, ada dia(mereka) yang hadir membantu tidak? 
Apa cuma ngedeketin kamu saat ada mau nya saja? 
Lagi butuh kamu, dia(mereka) jadi baik, merasa sipaling mengenal kamu? Padahal nyata nya.. Enggak sama sekali. 
Giliran tidak butuh kamu, dia(mereka) biasa saja bahkan sekedar tanya kabar kamu saja enggak? Bahkan kadang acuh tak acuh.. 
Ada enggak manusia yang seperti itu? 
Jawaban nya "banyak sekali" 
(Terlebih jika menyangkut masalah uang, membantu - menolong orang lain dengan meminjamkan uang atau memberi uang..) ini salah satu contoh nyata yang sering terjadi dalam kehidupan.. Atau pun hal hal kebaikan lain nya, 
Enggak peduli itu teman bahkan saudara sekali pun, kalau dia(mereka) baik nya saat ada mau nya atau lagi butuh nya saja sama aku.. 
Segimana butuh nya pun dia(mereka) sama aku? 
Saat ini, aku sudah berani bilang "enggak bisa bantu"(sudah tidak ada kata enggak enakan lagi sama orang lain dalam kamus hidupku saat ini) Sekali pun sebenar nya aku mampu dan bisa bantu dia(mereka)
Terlepas dari sudut pandang dia(mereka) mau bilang aku kejam, jadi pelit bahkan jahat sekali pun, atau mau bilang aku gimana pun? 
Terserah.. Itu diluar kendali ku dan bukan menjadi urusanku.
Yang bisa kita lakukan hanyalah mengendalikan diri kita sendiri dengan cara memberi pembatas(self boundaries) sebagai bentuk cara kita respect menyayangi diri kita. 
Hidup itu pilihan, Hidup itu harus memiliki prinsip. 
Anggap saja ini adalah sebuah prinsip. 
Kenapa aku bilang gini?
Belajar dari pengalaman.. Yang dijadikan pembelajaran buat diri aku sendiri.
Bukan nya aku pamrih atau malah menjadi tidak ikhlas,,
Bukan sama sekali..
Meski ada petuah yang bilang "berbuat baik, ya berbuat baik saja.. Tanpa melihat orang yang kita bantu itu benar benar butuh dibantu atau tidak?"
Dulu aku juga pakai prinsip ini, tapi sekarang seiring berjalan nya waktu.. 
Banyak hal yang merubah ku,, 
Dan aku tidak mau menjadi seperti itu lagi.
Terlepas dari hal hal ini, aku akan tetap menjadi manusia baik.. Meski aku masih jauh dari kata manusia baik, bahkan mungkin belum pantas disebut manusia baik. 
Aku akan lebih menjadi baik(bersikap baik) kepada diriku sendiri dulu baru orang lain. 
Karena kadang kita sampai lupa berbuat baik untuk diri kita sendiri, bahkan mungkin sering nya mengabaikan diri kita sendiri, demi berbuat baik atau mengutamakan orang lain.. hingga akhirnya kita menjadi lalai bersikap baik kepada diri sendiri. 
Banyak manusia yang seperti ini, ternyata itu salah. 
Ini bukan bersikap egois tapi lebih tepat nya bentuk kita menyayangi diri sendiri. (Mengutamakan diri kita sendiri, baru orang lain) 
Aku tahu yang nama nya tabur - tuai, kita menabur hal baik pasti akan menuai kebaikan pula, meski kebaikan itu datang nya bukan dari manusia manusia yang sama(manusia yang pernah kita bantu atau bisa saja datang dari manusia lain yang membantu kita)
Karena tuai kebaikan itu, bukan melulu kebaikan kita dibalas kebaikan lagi oleh manusia, tidak selalu seperti itu cara semesta bekerja..
Bisa jadi kebaikan yang kita tabur berubah menjadi(kebaikan untuk diri kita sendiri, kebaikan panjang umur, kebaikan sehat jasmani - rohani, kebaikan hidup yang bahagia, kebaikan terhindar atau dilindungi dari marabahaya, kebaikan keberuntungan dalam hidup, kebaikan keberlimpahan hidup, kebaikan rejeki yang terus mengalir.. Dan bentuk kebaikan hal hal lain nya yang tanpa kita sadari datang kedalam hidup kita)
Kadang kita membantu seseorang, nolongin seseorang.. 
Sekali, dua kali, tiga kali, empat kali, lima kali dan seterusnya kita bantu dia(mereka)
Lama lama dia(mereka) menjadi tidak tahu diri.. 
Seolah itu adalah kewajiban kita harus terus membantu - menolong dia(mereka)
Tanpa dia(mereka) sendiri sadar atau berusaha merubah keadaan nya sendiri.. 
Menolong diri nya sendiri saja dia(mereka) tak mau? Hingga akhir nya selalu mengandalkan orang lain, 
Manusia manusia seperti ini tuh, dibantu bukan nya sadar, bukan nya tahu diri, bukan nya lebih bersyukur, bukan nya termotivasi untuk merubah keadaan nya sendiri, tapi malah jadi ngelunjak.. Jadi seenak nya dan selalu berharap kepada kita.. 
Berpangku tangan sama kita, 
Karena mereka mereka tahu, 
Kita manusia baik, yang selalu membantu - menolong nya..
Kita harus bisa menilai,,
Mana yang benar benar memang layak untuk dibantu atau hanya sekedar keenakan(cari untung)? "Belajar bedain ya, kalau kita merasa enggak enakan terus..
Nanti diri kita sendiri yang rugi, 
Bersikap seperti itu bukan kejam apalagi jahat, kita hanya berusaha untuk menyayangi diri kita sendiri"
Kita harus punya kendali atas diri kita sendiri, 
Berbuat baik boleh, menjadi baik itu harus.. 
Menolong - membantu orang lain boleh banget, 
Bermanfaat buat orang lainpun harus tapi jangan mau di manfaatin ya! 
Ini adalah prinsip -Stoicism
Notetoself ✅

-Tita tarlaa-






























Selasa, 08 Oktober 2024

UNTUK KU, BUKAN UNTUK KU.

.......... 
. 
. 

Aku tahu kamu memikirkan ku, 
Aku juga tahu kamu menyayangiku selalu.. 
Kamu pun selalu mengingatku di dalam ruangmu yang terkadang sesak dan penuh ledakan, 
Saat kau sendirian, saat kau berantakan bahkan saat kau merasa tak memiliki siapa pun? 
Kamu boleh terus mengingatku meski tanpa aku bersama mu, 
Setidak nya cara itu bisa membuat kamu sedikit merasa lebih baik agar kamu tidak merasa sendirian..
Namun ingatlah ada satu ruang yang akan selalu menghangat kan hatimu, 
Ruang dimana yang hanya berisi orang orang yang paling menyayangimu. 
Ingatlah perihal tentang mereka juga, 
Mereka yang senantiasa selalu ada menjadi penghiburan mu disaat hatimu sedang tidak baik baik saja, yang bahkan terkadang terasa abu abu. 
. 
Dan sampaikan juga salam ku pada "edinburgh" yang selalu kamu ceritakan tentang betapa indah nya dia.. 
. 
. 
Hari ini dia cerita padaku, 
Dia baru saja mewarnai rambut nya, dengan warna yang sama seperti manusia favoritku alias my'idol, 
Dia bilang karena aku begitu menyukai seorang Park Chanyeol
Dia pun ingin seperti park chanyeol.. 
Walau pun tak terlihat sama, setidak nya ini upaya yang dia lakukan untuk menyenangkan aku, begitu kata nya :) 
Agar aku bisa menggagumi dan menyayangi nya dengan tulus.. 
Dia berkata dengan tersenyum
..... 
"Lihat lah warna rambut ku, sama bukan seperti warna rambut park chanyeolmu?"
Bagaimana menurut mu Tita? Cocok gak buat aku new hair and color hair this?"
. 
. 
Kini gantian aku yang tersenyum kepada nya.. 
"Rambut baru mu dan warna rambut mu terlihat begitu cocok seperti kepribadian mu yang menyenangkan"
. 
. 
Dengan senyum nya yang lebih sumeringah, dia membalas senyumku.. 
"Serius? Beneran ini pantas buat aku?"
. 
. 
Yups, cocok dikamu.. 
.
. 
Lalu dia berkata kembali 
" Ahh senang nya diapreasi sama kamu Tita :) "
. 
. 
Hmm, dalam hatiku berkata :
Sampai segitunya dia mencoba berbagai cara agar aku benar benar bisa jatuh suka seutuh nya pada dia.
. 
. 
Harus aku akui, usaha dan upaya nya untuk menyakin kan hatiku, begitu random namun terasa lucu, 
Dia terlihat begitu menyenangkan dimataku.. 
Aku sebagai orang yang dia sayangi, walau tidak bisa dimiliki.. 
Dia selalu membuat kejutan kecil yang tak terduga untuk ku, 
Dia selalu berharap "ijinkan kali ini takdir membersamai nya untuk ku dan dia, serumit apapun semoga ada jalan nya"
Jika aku tidak benar benar bahagia bersama seseorang ku, 
Biarkan dia yang membuat aku bahagia. 
. 
. 
Lagi lagi aku terkesan dengan ucapan manis nya, 
Namun tak mudah bagiku untuk terpengaruh akan kata manis saja, karena bagiku itu tak cukup.
Dia juga bilang, kamu udah dengerin lagu tiara yang baru belum? Lagu lama sih di recycle ulang kata nya begitu.. 
Coba deh dengarkan lagu nya, judul nya "BUKAN UNTUK KU" entah kenapa aku melow sendiri sama lagu ini, ngena banget buat aku.. 
Lagu itu aku persembahkan untuk kamu Tita. 
Terus habis dengar lagu itu, kamu juga dengar lagu kahitna yang judul nya "UNTUK KU" oke! 
. 
. 
. 
. 
Cinta monyet, kamu begitu keras nya berupaya... 
Selalu menyakin kan aku, 
. 
. 
. 
. 
Namun sekali lagi ku pertegas.. 
"Bukan kah rumput tetangga selalu terlihat begitu indah dimata kita, jika belum kita miliki?"
. 
. 
. 
. 


    



     



   



 


  
   
  

My Park ChanyeoL :) 


  


 
Her he is :) 







Aku tak tahu kemana arah hati menuntun ku? 
Entah pada siapa? entah kemana?
Aku hanya ingin yang terbaik dalam hidupku. 
Dia yang bisa menjagaku seutuh nya dan memperlakukan aku dengan begitu baik nya, juga tulus menyayangi ku tanpa tapi dan membuat ku berkembang bersama nya.. Tentu saja kearah yang lebih baik lagi selalu 
:) 

_ Tita tarlaa _

Manusia gilaku ❤

Sang Brondong dengan segala kegilaan nya!!  Pertanyaan aneh yang dia tanyakan..  Aku tahu dia lagi enggak bercanda, meski nada bicara nya di...