Selasa, 23 Juni 2026

Manusia gilaku ❤

Sang Brondong dengan segala kegilaan nya!! 

Pertanyaan aneh yang dia tanyakan.. 
Aku tahu dia lagi enggak bercanda, meski nada bicara nya dibalut candaan khasnya, namun aku tahu dan menyadari nya bahwa dia sedang berkata jujur dan serius pada ku, 
" Jika saat ini kamu masih sendiri, apakah kamu mau balik lagi sama aku? " Begitu ucapnya padaku.. 
Sejenak aku terdiam mendengar ucapan nya, tak tahu apa yang harus aku jawab? 
Lalu akupun asal jawab dengan candaan pula " Balik lagi? Sama kamu? Kapan kita jadian nya? Emang kita pernah pacaran ya? Hahaha. 
Brondong gila : jangan kan pacaran, kita tuh udah nikah tahu.. Ucap dia dengan nada bercanda juga!! 
Aku pun tertawa, ngakak malahan.. 
Aku : iya ya.. Kita tuh udah nikah ya? Hahaha, tapi kan itu di game, just virtual. 
Brondong gila : tapi aku nggak pernah anggap kita just virtual, apalagi tentang kamu di game, tentang semua yang pernah kita lalui itu nyata buat aku! 
Sekilas hening seketika, 
Namun diam diam ucapan nya berhasil mengacak ngacak hatiku, terlebih dia selalu membahas mimpi mimpi kita dulu bahkan mimpi besarku.
Dia ingin aku membersamainya, dia pun ingin mengusahakan dan mewujudkan semua list mimpi besarku, 
Dia dengan segala tingkah laku konyol dan random nya.. 
Namun disisi lain dia pun menjelma menjadi sosok yang dewasa, hangat dan juga bijaksana. 
Terkadang dia berkata padaku, seandainya dia terlahir lebih dulu dari pada aku.. Sudah pasti dia akan menjadi pria dewasa yang lebih tua dariku, dan akan dia pastikan.. Dia akan terus memperjuangkan ku, sayang nya dia terlahir belakangan setelah aku lahir beberapa tahun kemudian dia baru muncul kedunia. 
Dia selalu bilang padaku, jika dia bukan brondong, pasti aku mau kan sama dia? Hmm.. Padahal bagiku, mau brondong atau tidak? Itu bukan masalah, aku tidak peduli akan lintas usia, karena kedewasaan seseorang tidak dilihat dari seberapa lama ia hidup? Atau seberapa tua usia mu? Tapi dari bagaimana caramu bersikap dan bertindak..
Entah dia lebih muda atau tidak? itu sama sekali bukan halangan. Aku tidak pernah memandang hubungan dari selisih tahun lahir, karena bagiku kedewasaan seseorang tidak diukur dari seberapa lama ia hidup atau berapa angka di dalam kartu identitasnya. Kedewasaan terlihat dari bagaimana ia berpikir, bertindak, bertanggung jawab, dan memperlakukan orang lain dengan hormat dan tulus.
Andai saja garis waktu berpihak padaku, Aku akan memastikanmu tidak perlu menoleh ke arah lain, sebab aku akan terus berjuang memilikimu hingga akhir, akan aku pastikan aku siap segala nya untuk mu. Begitu ucapnya lanjut berkata padaku. 
Lagi lagi dia selalu ingin menabrak realita, dia ingin memilikiku, terlebih dia ingin menikahiku,
Sudah ku bilang, dia memang gila.. 
Lebih tepatnya brondong gila yang tak sadar diri, dia selalu ingin melampaui batasan dan menabrak realita yang ada, 
Dia adalah perpaduan yang kontradiktif. Di satu sisi, ia adalah pria dengan segala tingkah konyol dan perilaku random-nya yang kerap membuatku geleng kepala. Namun, di sisi lain, ia mampu menjelma menjadi sosok yang begitu dewasa, hangat, dan bijaksana—seolah ia memiliki dua jiwa yang bersemayam dalam satu raga.
Dia ingin aku ada di sisinya, ingin berjalan beriringan menuju masa depan, dan berjanji akan berusaha sekuat tenaga untuk bisa mewujudkan semua impian ku, dan apapun yang paling kuinginkan selama ini. Di lain sisi, dia tampak seperti anak kecil yang ceria dengan tingkahnya yang konyol, tak terduga, dan seringkali membuatku tak habis pikir dibuatnya. Namun di sisi yang lain nya lagi, dia mampu berubah menjadi sosok yang dewasa, menenangkan, penuh perhatian, dan memiliki cara pandang yang luas, bijaksana, dalam juga pemikir hebat yang selalu siap menghadapi banyak hal.
Namun, di matanya yang teduh, aku hanyalah Ditha—satu-satunya kesayangan yang ia cintai dengan ketulusan yang tak bertepi. Dan mungkin, kegilaannya itulah yang justru membuatku tak mampu mengabaikan segala tentang nya. 
Dia tetap menungguku disana, ditempatnya berdiri, 
Hingga sampai saat ini.. Dia masih tetap disana, menungguku dan tidak ada yang berubah sama sekali perasaan nya padaku, bahkan lebih besar lagi rasa cinta nya untuk ku. 
Padahal berkali - kali aku telah menyuruh nya pergi, temukanlah cinta yang lain, yang lebih baik dariku. 
Namun dia tetap diam saja ditempat nya berada, seolah tak mau menerima kenyataan yang ada. 
Dia bilang, dari pada cari cinta yang lain, lebih baik fokus pada pengembangan diri ucapnya.. Lebih baik mengejar mimpi mimpinya, agar kelak dia bisa jadi sosok yang bisa aku andalkan, begitu ucapnya. 
Justru dia begitu ingin menjadi pelindungku dengan segalanya yang bisa aku banggakan. 
Dan untuk menjadi seperti itu, dia harus bisa menjadi seseorang yang berkualitas, berkelas dan punya power yang kuat untuk menjagaku. 
Karena baginya, aku adalah harga dirinya yang harus dia jaga, dihormati, disayangi setulus hati dan di usahakan apapun segala nya yang aku butuh kan. 
Sekali lagi benar kan, dia memang segila itu.. 
Dia berani bermimpi besar, bahkan berani berharap untuk memilikiku seutuhnya—bahkan sampai membicarakan rencana untuk membangun rumah tangga bersamaku. Benar saja, dia memang terlihat seperti orang yang hilang akal. Lebih tepatnya, dia adalah brondong yang berani melampaui batas logika, yang terus berusaha menabrak tembok realita yang ada, seolah tak ada hal yang mustahil jika sudah menyangkut perasaannya.
Di balik sosoknya yang suka bercanda, dia bisa menjelma menjadi seseorang yang hangat, dewasa, dan begitu bijaksana nya, Seseorang yang tahu kapan harus bermain-main dan kapan harus bersikap serius. Seseorang yang mampu membuatku merasa didengarkan, dihargai, dan dipahami. 
Karena baginya, aku tetap Ditha kesayangan nya.. Perempuan manis yang dia cintai dan sayangi selamanya setulus hatinya ❤













Tita wiradisastra
❤

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Manusia gilaku ❤

Sang Brondong dengan segala kegilaan nya!!  Pertanyaan aneh yang dia tanyakan..  Aku tahu dia lagi enggak bercanda, meski nada bicara nya di...