Jumat, 17 Mei 2024

C.O.N.F.E.S.S

"Orang gila macam mana yang rela menunggu bertahun tahun?
Sekalipun orang yang dia sayang sudah bersama orang lain??
Perasaan nya terlalu besar hingga mengalahkan logika nya sendiri. 
Kian hari perasaan nya bukan berkurang, namun makin bertambah hingga menguap bagai air laut yang meluap" 
Adakah orang orang yang seperti itu? Jawaban nya banyak. 
Namun hanya 1 dari 1000 orang yang berani untuk confess. 
Lalu 999 manusia lainnya cukup memendam perasaan nya sendiri selama sisa hidup nya, meski jauh dilubuk hatinya banyak manusia yang tersiksa karena tak berani mengutarakan rasa yang tertutup gengsi logika. 
Dan perasaan nya pun berakhir sia sia terpendam bersama ego semata. 
Namun.. 
Aku beruntung menemukan satu orang itu dalam hidupku. 

Aku melihat cinta yang tulus dari seseorang yang telah menungguku sekian lama nya.. 
(Mungkin aku tak bisa membalas rasa nya, namun aku selalu mendoakan yang terbaik untuk cerita hidupnya) 

Dia yang selalu harap harap cemas menunggu ceritaku yang saat ini sedang aku jalani semoga bisa segera berganti dengan buku cerita yang baru. 
Dan dia selalu berharap semoga kali ini kesempatan berpihak kepada nya. Berharap buku ceritaku yang baru itu ada dia dalam cerita selanjut nya sebagai pemeran utama bersamaku. 
Dia yang rela menyimpan rasa sakit nya demi melihat aku bahagia dengan pilihanku. 
Dan dia dengan setulus hati nya setiap waktu memohon pada sang pencipta, Agar semesta selalu membuat ku tersenyum. 
Agar semesta selalu membuat ku bahagia, entah oleh siapa pun itu? Meski bukan dia yang membuat aku merasa bahagia seutuhnya. 
Tak munafik katanya, sebenar nya dia pun ingin membuat aku merasa bahagia atas dirinya. 
Namun saat ini dia belum bisa memberi rasa bahagia itu seutuh nya kepada ku, karena aku bukan hak nya. 
Cara nya ia mencintaiku begitu dewasa, biarlah aku tak dimiliki nya namun ia selalu berdoa untuk tetap melihatku bahagia dalam jarak pandang nya. 
Lalu ketika aku merasa sedih,
Dia selalu datang dengan rasa yang tetap sama. 
Dia menyambutku selalu..
Dia ulurkan tangan nya untuk menghiburku. 
Dia menarik ku seolah olah aku begitu sangat berharga dimata nya, 
Cinta nya begitu lapang, terasa luas dan indah nya.. 
Meski diriku tak termiliki, dia salah satu manusia yang paling ingin membuat ku tersenyum bahagia. 
Sekali lagi aku pertegas! 
Dimataku, cinta nya begitu sangat dewasa..
Dia mencintaiku dengan cara nya yang tak terduga. 
Cinta yang tulus melepas kan nya dari kemelekatan hasrat,
Cinta nya membebaskan ku untuk terbang.. 
Rasa yang dia tawar kan kepadaku, begitu luar biasa terlihat mengagumkan nya. 
Cinta nya mengajak aku untuk berdansa dalam damai. 
Menari dengan segala bentuk keindahan yang tak terjamah.. 
Setelah sekian lama dia memendam rasa nya dalam diam, 
Kini dia mulai beranikan diri mendekatiku dan mencoba jujur padaku, 
Tentang rasa nya selama ini yang sudah bertahun tahun lama nya ia simpan sendiri terhadapku. 
Kini dia memberanikan diri untuk berterus terang kepadaku. 
Dalam waktu yang menurutnya disaat segala nya sudah terlihat mudah baginya.
"Waktu yang tepat bagi nya"
(Dalam artian dia menjelaskan = kemapanan, kestabilan hidup, wawasan ilmu, kedewasaan bersikap, pola pikir yang sigap dan segala hal dalam kehidupan yang sudah jauh lebih baik lagi.) 
Namun bagiku semua terasa tidak tepat, bila melihat dari sudut pandang dan waktuku saat ini, karena aku telah bersama seseorang.
Dia tahu akan hal itu sedari dulu,
Dia memang manusia random yang selalu memantau dan mengikuti ceritaku.
Entah apa yang dia lihat dari ku? 
Apa yang dia cari dari ku? 
Kenapa harus aku? 
Dia sendiri pun tidak tahu??
Tidak ada jawaban apa yang pas untuk mendeskripsikan menjawab nya?
Pernah aku berkata padanya 
"disana pasti banyak yang lebih dari aku.. 
Perempuan perempuan bule? Perempuan perempuan cantik lain nya.." 
Dia : cewek bule, cewek cantik emang banyak disini.. 
Cantik itu relatif buat aku, semua balik lagi sama selera masing masing. 
Mau sebanyak apapun perempuan disini? Kalau aku mau nya cuma sama kamu Tita, gimana?? 
Enggak ada yang benar benar bisa bikin aku sesuka itu, selain kamu.. 
Aku mau nya kamu, aku sayang nya kamu. (Sesimpel itu..begitu kata nya) 
Cinta itu sebenar nya tidak rumit, 
Yang rumit itu manusia nya. 
Bukan kah setiap manusia bebas untuk suka bahkan jatuh cinta pada orang lain?
So, biarkan lah aku mencintaimu dengan cara ku sendiri (begitu katanya) 
Sejauh ini, dia yang paling jauh dari semua pria yang pernah menyayangiku..
Atau mungkin masih ada manusia lain yang menyayangiku diam diam dalam diam nya? I don't know, hehe. 
Aku menyebutnya dia yang paling pemberani sejauh ini untuk confess.
Karena selama ini dia hanya memendam nya sendirian dalam palung hati nya.
Entah mengapa? Akhirnya dia mencoba melakukan pergerakan kearahku dan berkata jujur. 
Dia menyerah akan ego dirinya, meruntuhkan gengsi setinggi langit nya itu,
Rasa sayang nya untukku begitu besar nya, hingga membuat nya tersiksa..
Dia merasa capek sendiri untuk menyimpan rasa nya terlalu lama lagi, seolah cinta sendiri tanpa ada ujung nya... 
Dia pun ingin aku tahu akan perasaan nya... 
Karena menurut nya tak adil jika dia hanya menyimpan nya sendiri, sementara aku tak pernah benar benar tahu perasaan nya selama ini. 
Tenang saja katanya, dia hanya confess bukan untuk merebutku dari pasangan ku. 
Dia tidak ada maksud sama sekali mengganggu asmara ku, 
Dia hanya ingin bersikap jujur dengan rasa yang dia miliki. 
Akhir nya rasa mengalahkan logikanya, akal sehatnya terbelenggu oleh rasa. 
Dia berkata jujur kepada ku..
Bahwa dia masih begitu menyukaiku dan akan selalu menyayangiku selama nya dalam hati dan hidupnya.(itu yang dia sampaikan, 
Aku melihat ketulusan nya itu.. 
Ketulusan yang tak bisa dijelaskan, namun aku dapat merasakan rasa tulus yang disampaikan nya) 
Dia pun merasa bingung sendiri? Tak ada jawaban yang pasti mengapa dia sebegitu nya menyayangiku? 
Karena yang dia tahu, 
Rasa sayang untukku itu terasa murni dan tulus mengalir begitu saja.
Dia bilang "kalau sudah sayang, ya sayang saja tanpa alasan apapun? karena jatuh cinta tak pernah butuh alasan"
Dia memilihku menjadi wanita yang dia sayang dalam hatinya. 
Dia bilang: ini hidupku! kamu yang aku mau Tita..
Rasa sayangku terhadapmu biarlah menjadi urusan, terlepas kamu membalas rasaku atau tidak? 
Terlepas kamu menyukai ku balik atau tidak? Tak mengapa! 
Dia tak peduli sekali pun aku menyebut nya "manusia bodoh"
Bahkan orang gila mana yang menyimpan perasaan nya sedalam dan selama itu? 
Dengan bangga nya dia berkata : 
Dia ingin menjadi yang berbeda, tak ingin disamakan dengan siapapun yang pernah menyayangiku.
Bahwa setidak nya dia sudah mencoba berterus terang kepada ku, agar perasaan nya itu tidak membebani hatinya..
Entah berjodoh atau tidak nanti nya denganku? Dia tak memaksa itu...
Meski masa depan tidak ada yang tahu?
Namun dia selalu menyimpan namaku dalam doa nya, begitulah dia berkata kepadaku dengan excited nya. 
Walau perasaan nya begitu hebat untuk ku. 
Justru cara dia mencintaiku begitu terlihat dewasa dimataku.
Dia membebaskan rasanya untukku...
Dia percaya takdir dan doa selalu bisa dirubah, jika menurut semesta doa nya yang terbaik. 
Maka semesta sudah pasti akan merestui, tidak ada penghalang terkabul nya suatu keinginan jika hal itu adalah untuk kebaikan. 
Kecuali bila kita berdoa untuk keburukan orang lain, sudah pasti semesta tidak akan merestui segala bentuk doa buruk. 
Yang ada doa buruk itu akan berbalik kembali kepada orang yang berdoa nya. (Itu yang dia bilang kepadaku, betapa matang dan positif pemikiran nya menurut sudut pandang ku ini) 
Dia selalu berdoa untuk semua hal yang terbaik bagiku. 
yang dia harap hanya ingin selalu melihatku bahagia dalam hidupku.
Dia akan selalu mendukungku untuk semua hal baik apapun dalam hidupku, dengan atau tanpa ada nya dia dalam hidupku.. 
Dengan atau jauh dekat nya dia saat ini. 
Dia pastikan ingin menjadi orang yang selalu bisa mendukung semua mimpiku. 
Seketika aku merasa bersyukur dan terkagum karena nya.. 
Aku bagai menemukan manusia langka yang diberkahi rasa tulus nya seluas samudera. 
Cara nya mencintaiku begitu bijaksana dan luarbiasa. 
Sangat dewasa dalam perlakuan.
"Sepertinya kau memang dari planet yang lain
Dikirim ke bumi untuk orang-orang sepertiku, 
Sepertinya kau memang dari planet yang jauh
Dikirim ke bumi untuk datang menemani aku.. 
Yang, kalau ditanya apa bentuk cinta
Aku juga bingung jawabnya
Gak tau (gak tahu) gimana
Menyimpan banyak tanya tentang cinta
Aku bingung carinya di mana? 
Tanya ke siapa? (tanya ke siapa?)
Lalu datang kau yang unik
Kau temani aku jalan pelan -
Berdampingan, tidak buru-buru, gandeng tangan, 
Aku pernah kehilangan, 
Ketakutan, lalu kau terangkan
Bahwa itulah bagian
Dari cara hidup berpasangan.. 
Kau memang dari planet-planet yang lain, 
Ku yakin
Dikirim ke bumi
Untuk orang-orang sepertiku!"
Lirik lagu diatas menggambarkan sosok nya.. 

Entah harus bagaimana? Dan dengan cara apalagi aku menjelaskan nya? 
Satu hal kini yang aku rasa, 
Aku sangat sangat bersyukur karena nya.. 
Terima kasih manusia baik yang random karena telah menyayangiku selama itu. 
Meski menurut cara pandangmu, waktumu itu telah tepat mendekatiku.. 
Namun bagiku, tak tepat waktu. 
Dan..lagi lagi, 
Kamu selalu penuh dengan pemikir bijak mu itu " Percayalah semua memiliki waktu tepat nya masing masing, tidak ada kata telat"
Apa yang menjadi takdirku? tidak akan melewati ku.. 
Cepat atau lambat? Selalu ada jalan yang akan menyatukan nya. 
Kata kata itu yang selalu dia bilang, dan dia begitu mempercayai "Takdir itu sendiri"
Biar bagiku, pernyataan nya memang tak tepat waktu..
Bahkan aku menyebutnya dia adalah orang gila dengan cara nya. 
Kali ini dia tidak ingin menyia nyiakan waktu yang ada,
Dia confess secara ugal ugalan bahwa dia selama nya akan menyayangiku selalu dalam hidup nya, 
Bahwa aku akan selalu berada dalam barisan doa terbaik nya, 
Begitu katanya! 
Meski dengan atau tanpa aku mewarnai kehidupan nya. 
Dan menurut ku itu tidak salah.. 
Aku menghargai nya. 
Seseorang ku pun tahu tentang diri nya, 
Aku dan seseorangku saling menghargai juga menghormati satu sama lain nya. 
Selama masih dalam hal yang wajar, tidak masalah. 
Menurut ku inilah bentuk cara dewasa yang bijak. 
Karena menurut seseorangku, tidak ada yang salah dengan rasa sayang.. 
Siapapun berhak jatuh suka dengan orang lain, terlepas dimiliki atau tidak? 
Jadi kalau ada orang yang suka sama kita atau kita suka dia, its normal.. 
Ya gpp, selama tidak mengganggu atau berniat merusak hubungan orang lain. 
Biarkan saja.. 
Karena seseorang ku pun percaya kepadaku. 
Balik lagi, semua tergantung sama aku sendiri.. 
Bagaimana aku bersikap?
:) 
Hmm.. 
Dari
Dia
Yang
Menyebutku
Cinta monyet nya. 
:) 
Dan
Kamu memang orang gila, 
Manusia random yang baik.. 
Begitulah aku menyebutnya. 
Ssuuuuttt.... 
Jangan sampai dia tahu, aku menuangkan tentang dia dalam tulisan ini, 
Aku yang menceritakan sosok nya lewat kata.. 
Aku hanya ingin menyimpan tentang nya dalam tulisanku, 
Bahwa aku sangat bersyukur atas kejujuran nya 
:) 
Aku merasa senang, dan sangat menghargai nya..
Untuk semua rasa yang dia punya dan tuju kepadaku. 
Aku bersyukur sekali, setelah tahu ada seseorang yang lain
Yang juga amat menyayangiku begitu hebat nya....
Seseorang yang luarbiasa menyukai ku dengan caranya. 
Selama cara sayang yang dia beri itu baik dan memberi impact yang positif bagiku. 
Aku akan mengapreasikan bentuk rasa yang dia miliki. 
Salah satu nya, aku abadikan tentang dia diblogku ini.. 
Entah benar atau salah?
Entah sekarang atau nanti? 
Aku harap dia tetap menyimpan segala tentang ku ini dalam ingatan nya. 
dan aku menyimpan tentang confess nya diblog ini. 
:) 
Terima kasih manusia baik, karena kamu sudah menyayangiku dengan sungguh! 
Aku harap kamu pun merasa bahagia selalu dalam hidupmu ya! 
:) 

~ Tita wiradisastra ~



               




       
  




         




        


     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

" PADA AKHIRNYA.. "

Dan pada akhirnya..  Bertemu dengan mu atau tidak dalam hidup ku? Itu tidak mengapa bagiku,  Setidak nya aku bisa belajar banyak hal dari mu...