Kamis, 20 Juni 2019

Hanya sebatas kenangan

18 juni 2019.
Dua hari lalu..
Ya tepat dua hari yang lalu.
Hari hariku tetap seperti biasanya,
Tak ada jadwal tiba tiba atau pemindai rasa bahagia seketika,
Saatku menerima sebuah pesan masuk.
Malah yang kurasa kini ya biasa biasa saja.. Bahkan terasa datar.
Siang hari aku sedang asik berselancar didunia maya,
biasa hanya mengecek beberapa stories dari aktor korea kesayanganku. Tapi aku bukan biasnya mereka ya, hehe.
Hanya pengagum paras rupawan saja dan berkhayal bila kumiliki kekasih seperti salah satu aktor korea itu. Hihi , dasar aku halunya kebangetan tingkat dewa..yayaya..hahaha.
Just kidding deh,,
Aku hanya cari inspirasi saja untuk tulisanku.
Dan membaca baca info tentang psikologi online serta kepo sedikit tentang beberapa stories artis ibukota saja, wkakakaka..
Ya hanya untuk hiburan dan cuci mata saja.
Untukku yang kurang liburan karena banyaknya tugas kehidupan yang selalu datang mendesak.
Dan rencana liburan sering kali hanya berakhir sekedar angan belaka dan terlupa.
Aku terbangun dari kenyataan, rutinitas hidup yang memang padat.
Alah.. So sibuk amat ya kesannya,, huhuhu.
Tulisan apaan sih ini gak jelas amat dah..
Yaudahlah tanpa banyak babibu dan ngelantur gajebo.
Aku cuma mau cerita..
Saat aku sedang asik melihat lihat kata kata bijak disalah satu akun yang menginspirasi buatku.
Tiba tiba ada sebuah pesan masuk dalam DMku dan dengan sedikit kaget aku membacanya..
Dari seseorang,
Seseorang yang sama sekali tak mengikuti akun media sosialku dan tak aku ikuti pula akun media sosialnya.
Dm dari orang yang benar benar telah hampir aku lupa dalam hidupku.
Bukan bukan.. Bahkan sudah aku lupa saat ini.
Aku sudah tak mengingatnya lagi.
Dia dengan bersorak sorai sok kenal sok dekat kembali menyapaku ?
Entah apa maksudnya ??
Dan berbasa basi dengan entengnya,
Aku hanya membaca pesannya saja.
Diapun terus saja mengirimi kupesan,
Dimulai bertanya kabarku ?
Bagaimana hari hariku selama ini ?
Sedang sibuk apa ?
Dan bla..bla..bla.. Lainnya,
Hal remeh temeh pada umumnya.
Hmm.. Aku menghela nafasku dalam dalam.
Ini orang amnesia apa ya ? Atau sedang tersesat dalam dunia pikirannya dan terhubung denganku ?
Hahaha.. Sedikit tersentak sih aku,
Ada angin apa ? Ada kabar apa ? Tumben sekali..
Setelah dalam waktu yang lama ,
Tidak..tidak waktu yang memang begitu lama sekali dan panjang sekali dari saat ini kuberada.
Kira kira 2015 yang lalu adalah terakhir kalinya aku mendengar suaranya dari ponselku.
Ya tepatnya sudah sekitar empat tahunan yang lalu.
Itupun dia tiba tiba meneleponku seperti saat ini dia yang datang tiba tiba lagi dengan sok kenal sok dekat berbasa basi padaku ?
Entahlah aku tak pernah benar benar tahu apa maumu yang sebenarnya ?
Padahal raga kita sudah tak pernah berjua lama sekali semenjak kita lulus sma.
Gilakan lama banget... Hahaha,
Entahlah , padahal kita tidak terpisah benua, negara , ataupun lautan..hoho.
Kita kini hanya terpisah kota saja..
Tidak ada kata perpisahan yang terucap menegaskan ini semua usai.
Bagaimana kisah kita harus berakhir ?
Sementara kita memulaipun masih belum sampai ?
Hingga kini kita sama sama saling pergi,
Kamu meninggalkan aku dibelakangmu,
Padahal aku telah menunggu dalam waktu yang amat lama sekali,
Namun tetap saja pada akhirnya aku yang tersakiti..
Ya itu semua karenamu, karena ulahmu dan karena harapanku yang mungkin terlalu besar saat itu.
Semua karena kebodohanku,
Ya aku memang pernah bodoh sekali dulu..
Itu semua karena kamu,
Perasaan tulusku yang kau permainkan,
Yang kau sia siakan dan kau yang menghancurkan rasaku.
Kau yang pergi begitu saja karena tiba tiba ada dia menghampirimu.
Dan akhirnya akupun belajar darimu ,,
Berusaha meninggalkanmu dibelakangku.
Lucunya ya aku saat itu, bila mengingat ini..
Benar benar aku yang lugu , atau aku yang bego ???
Dan itu karena dia,
Begitu mudahnya percaya saat pertama kali aku merasakan jatuh cinta dengan indahnya dalam masa remajaku.
Dia yang menarikku masuk dalam kedunianya.
Dia juga yang pergi tanpa bahasa meninggalkan duniaku.
Tanpa ada pemindai waktu dan kata seperti apakah kisah kita sesungguhnya ini ?
Terlalu muda aku mengenal cinta pertama saat masa putih abuku dulu, hingga begitu polosnya diriku.
Duniaku yang hanya terlihat hitam dan putih saja.
Seketika berubah menjadi berwarna bagaikan gambar gambar lukisan alam dan pelangi yang penuh pesona.
Pandangan lugu dari seorang gadis belia tentang cinta pertama yang indah saat remaja,
Cinta yang terasa tulus telah ia berikan untuk seseorang yang juga pernah dengan tulus mencintainya kala itu.
Aku merasa seperti itu.
Bahkan dia pernah menyanyikan lagu cinta yang indah untukku yang kinipun selalu terekam jelas dalam memoriku.
Vagetos kehadiranmu dan andra n the backbone sempurna.
Lagu yang selalu dia nyanyikan saat dia bermain gitar didepanku.
Lirik dan melodi yang indah bukan ? Perempuan manapun yang dinyanyikan lagu itu oleh seseorang yang paling istimewa untuk kita,
Pasti merasa bahagia ,terasa sangat romantis dan menyenangkan bukan rasanya ?
Bagaimana perasaanku saat itu ? Pastinya berbunga bunga sekali dan seolah merasa menjadi wanita beruntung karenanya.
Sedikit lebay sih, hanya dari sebuah lirik lagu saja aku sudah merasa bahagia..
Ya mau bagaimana lagi ?
Bahagiaku memang sederhana sekali.
Dinyanyikan lagu oleh seseorang yang sangat special bagiku,
Sudah terasa indah dan berkesan.
ia saat itu ???
saat gadis belia itu berusia belasan tahun lalu.
Bahkan usianya saat itu belum menginjak 17tahun.
Bagaimana bisa ??
Haha.. Memang lucu ya ,
Namun aku bersyukur karenanya.
Tak ada yang kusesali apapun yang telah terjadi.
Aku banyak belajar darinya..
Terimakasih atas hari harimu melengkapi sebagian masa putih abuku dulu.
Setidaknya aku punya kenangan indah saat masa remajaku.
Masa masa remaja yang amat indah ada persahabatan dan cinta yang melengkapi didalamnya.
Yups bersama sama para sahabatku yang gilak dan absurd itu akhirnya aku bisa sedikit lega melewati hari hari terburuk sekalipun kala itu,
Saat dia tiba tiba menorehkan luka.
Balik lagi soal DM dari seseorang,
Aku masih terus hanya sekedar menbacanya saja.
Dan dia terus saja mengetik berbagai kalimat tanya untukku ?
Aku tak ingin berlaku sombong juga..
Akhirnya akupun membalas pesannya seperluku.
Bersikap biasa saja dan sewajarnya saja.
Menandakan kita sudah berpindah menjadi sosok yang lebih dewasa.
Dan telah berubah, karena duniaku kini telah membentukku.
Begitu banyak rentetan pengalaman dan pelajaran dimasalalu yang memberi kesan dan makna dalam hidupku,
Terlebih salah satunya ya tentang dia.
Dia yang pernah memberi warna untukku,
Dia yang mengisi sebagian perjalanan cinta putih abu abuku,
Dia yang mengajari apa arti bahagia,
Dia yang pernah menjadi sumber inspirasiku,
Dia yang pernah menjadi semangatku,
Dia yang menjadi alasanku untuk terus menyukai matematika,
Dia yang membuatku selalu menyukai bahasa,
Dia yang pernah mendukungku untuk tetap eskul teater,
Dia yang pernah datang kehujanan demi menonton pertunjukan teater pertamaku,
Dia juga yang pernah datang mendukungku disaat aku menjadi anggota paskibra upacara bendera 17 agustus 2008 dikecamatan sekolahku,
meski dia telat dan harus upacara kemerdekaan disekolahnya dulu,
Dia yang pernah membuatku merasa menjadi wanita paling bahagia saat memberi surprise ulang tahunku yang ke 16,
Dia yang pernah memberi waktunya untukku,
Dia yang pernah mengajari kunci kunci gitar pada jemariku,
Dia yang selalu menyempatkan waktu temu kita meski ia baru pulang sekolah sore hari karena eskul bola kesukaannya dan aku yang sedang belajar kelompok dirumah sodaranya,
Dia yang rela mengantarku pulang kerumah dengan sepeda motor supra x andalanya.
Dia yang selalu mau menemani ketoko buku favoriteku saatku membutuhkan begitu banyak buku buku untuk tugas praktekku,
Setelahnya dia akan mengajakku ke time zone berdua dan kita bermain basket ball disana sampai lupa waktu,
Dia yang mengajari shoot basket hingga akhirnya aku dapat memasukan bola tepat pada keranjang,
Dia yang selalu memesankan sebotol teh manis ( teh botol sosr* ) dikantin rumah sakit tempat favorite kita,
Kantin rumah sakit islam dekat sekolahku yang selalu menjadi tempat bertemu kita,
Entah sekedar kita bertukar cerita,
Menemaniku makan nasi goreng disaat malam hari,
Bahkan memberi kejutan ulang tahunku disana,
Berpura pura memarahiku tanpa sebab dan alasan yang tak jelas,
Dan aku hanya terduduk diam dijok belakang motornya.
Kemudian dia memberiku sebuah hadiah,
jam weker tazmania berwarna cokelat, ini kartun kesukaannya begitu dia berkata..
Dia bilang agar aku selalu tepat waktu dan mengingat waktu dalam hal apapun.
Dia yang selalu memasang nada sambung ponsel mengikutiku,
Pernah saat itu sedang booming2nya film " ada cinta " acha dan irwansyah pemain utamanya.
Dia yang mengajakku memasang nada sambung ponsel bersamaan lagu " ada cinta "
Dia yang mengaktifkannya meminjam ponselku.
Dia bilang kita samaan ya pasang nsp ini...
Dia yang selalu punya panggilan nama kesayangan untukku dan selalu memanggilku berbeda dari para sahabatku,
Disaat bulan puasa tiba, dia yang selalu rutin menjadi alarmku dan membangunkanku sahur,
Dia yang selalu mengirimi pesan manis dan romantis saat menjelang malam sebagai pengiring tidurku,
Dia yang selalu menguatkanku,
Dia yang selalu menjadi penghiburku,
Dia juga yang menyemangatiku disaat rasa malasku datang saat tak bersemangat belajar,
Dia yang rutin meneleponku dan mengirimi pesan tiap waktu,
Pernah dilain waktu dia berpura pura menjadi peramal seperti dilan, ups..tapi dia bukan dilannya milea ya.. ( saat itu aku memang benar benar tak mengenal dilan, dan tak tahu novel tentangnya✌maaf kan aku yah om pidiq baiq hehe )
Dia ini seseorangku.. Astabustku
Dia meneleponku dan tiba tiba menebak aku sedang berbaju warna apa ?
Tak tahunya dia memang sudah melihatku,
Dia yang tiba tiba datang dan sudah berdiri disebrang jalan dibawah kamarku,
( karena kamarku saat itu diatas ya, dan aku memang tepat sekali sedang berdiri didepan jendela kamar yang terbuka )
Dia yang sedang tersenyum dibawah sorotan lampu jalanan malam dan melambaikan tangannya padaku..
Tatapan mata itu, senyuman itu, tawa itu, suara itu selalu terlihat dan terdengar penuh pesona bagiku kala itu.
Dia yang indah dimataku,
dia yang bijak menurutku,
Dia yang lucu ulahnya,
Dia yang penuh kejutan,
Dia yang selalu bisa membuatku tersenyum dan bahagia saat itu.
Dia yang pernah membagi tawa dan tangisnya,
Dia juga yang pernah memberi luka ,
dan dia yang ?????
Banyak hal lainnya yang dia bagi untukku.
Yang tak akan ada habisnya jika aku menceritakan tentangnya.
Karena begitu banyak moment yang pernah terjadi dan terlewati bersamanya.
Memang terdengar sepele dan sederhana sekali tentangnya.
Waktuku bersamanya pun mungkin terlihat ya elah biasa aja kali.. bagi sebagian orang yang dianggap biasa biasa saja.
Tapi bagiku, semua itu begitu manis dan berkesan.
Dari caranya dan perlakuannya yang amat sederhana,
Dia berhasil masuk dalam ruang dihatiku begitu saja.
Karena itu semua hal baru yang aku temui sama remaja bersama seorang pria sebaya yang telah berhasil membuat jantungku selalu berdebar saat didekatnya.
Dia cinta pertama dalam hidupku, tentunya setelah cintaku pada bapa dan abang abangku.
Dia cinta pertama laki laki sebaya yang aku cintai.
Orang asing yang berhasil masuk kedalam hari hariku.
Arghh.....
Sekilas aku menjadi flash back sesaat mengingatnya.
Namun ada rasa ngilu yang menyelimuti hatiku,
Entah mungkin karena rasaku sudah hancur lebur karenanya.
Dia pernah membawaku menari nari indah bagai di awan namun dia juga yang menjatuhkanku kebumi dengan indah.
Banyak ku dengar pepatah dari orang " biasanya cinta pertama itu memang tak selalu berakhir indah, maka untuk yang berakhir indah. Beruntunglah kalian " maka jagalah cinta kalian.
Ya terkadang aku iri pada orang orang yang memiliki cinta pertama dan berakhir bahagia.
Namun itu dulu,
Seiring waktu berjalan aku mempercayai takdirku pada semesta.
Mungkin dia hadir hanya untuk sebagai pendewasaanku dan mengajarkan banyak hal bagiku.
Seketika kewarasanku'pun tersadar kembali..
Tidak,tidak.. Itu hanya penggalan sebuah kisah lalu.
Bagiku kisah yang telah mati dalam hatiku,
Namun entah mengapa tiap momentnya terasa begitu hidup saat ku mengenangnya,
Tertawa dan berlarian dalam arsipku,
Menertawai kepolosan dan kebodohanku saat itu.
Semua terekam jelas dalam ingatanku,
Kilas balik tentangnya terputar kembali begitu saja dalam otakku.
Sudah..sudah.. Berhenti,
Aku'pun tak ingin tersesat terlalu jauh sama sepertinya.
Aku menetralkan kembali suasana hatiku,
Bagaimanapun..
sekuat apapun kita menyangkalinya , berusaha menghapus dari ingatan, dan mematikan arsip tentangnya.
Otak tetap memberi tahuku bahwa yang namanya cerita dari masalalu itu tidak akan benar benar terhapus dari memori jangka panjang kita.
Ia akan mengendap dalam ingatan selamanya.
Begitulah namanya kenangan. Cara kerjanya memang seperti itu.
Hanya saja semua kembali pada kita bisa tidaknya mengatur arsip itu untuk tidak diacak acak kembali dalam ingatan ?
Biarkanlah ia tetap disana dalam ruang kosong yang sudah tak berpenghuni.
Ruang kosong yang pernah ia singgahi dan kini ruang itu yang sudah kuanggap mati.
Aku menampar pipiku keras keras,
Menyadarkan kembali waktu yang terhenti sejenak.
Beberapa detik berikutnya,
Terdapat pesan masuk lagi,
Akupun tertegun sekejap
Saat membaca kembali pesannya..
Dia meminta no wa ku ?
Aku tanya untuk apa ?
Dia bilang ingin menyimpannya..
Heloo.. Sadarkah kamu ?
Kamu ini siapa ? Bagaimanakah pendampingmu disana bila tahu kelakuanmu begitu bung ?
Aku menarik nafas dalam dalam kembali..
Akupun tak ingin mengambil resiko dilain hari,
Aku menyudahi membaca pesannya,
dan tak berniat sama sekali untuk membalasnya.
Seketika itupun juga segera aku menghapus DMnya dalam akun sosial mediaku.
Dan aku mengabaikannya.
Yups.. Aku telah berhasil mengabaikannya kini.
Maaf,, kini aku tidak seperti dulu lagi.
Akupun tak ingin mengingatmu lagi.
Sudah jangan pernah mengganggu kedamaianku saat ini.
Aku sudah bahagia disini dengan seseorang.
Bukankah kamupun sudah bahagia disana dengan dia orang yang kamu pilih dalam hidupmu,
Karena dia kamupun pergi meninggalkan aku.
Cukup aku tak ingin beramah tamah terlalu jauh lagi denganmu.
Sesekali menjadi menyebalkan tak apalah,
Menjadi egoispun tak apa.
Hanya untuk memberi jarak.
iya.. sesekali tak apalah akupun bersikap acuh padamu.
Bukan sesekali lagi, namun aku akan acuh selamanya padamu.
Ini hidupku,
Ini ruangku,
Ini ceritaku dan ini jalanku kini.. biarlah aku telah memaafkanmu.
Tak ada kata sampai jumpa lagi,
Namun selamat tinggal kini.
Aku dapat begitu banyak pembelajaran dan pengalaman dari kisah ini,
Yang kini menuntunku dan membentukku menjadi sesuatu yang baru.
Sesuatu yang tentunya lebih baik dan berkualitas dimasa depanku kini.
Dalam kehidupanku,
Kini aku dapat melihat, mendengar , merasa dan membuka mata hatiku sebenar benarnya.
Terimakasih untuk ia yang kusebut kini hanya sebatas kenangan saja. !!


_ tita nurlela _

Rabu, 12 Juni 2019

Film

Hidup itu seperti menonton sebuah film.
Berbagai genre diciptakan,
Berbagai kisah diceritakan,
Berbagai alur dibawakan,

Tentukanlah film apa yang ingin kau buat ?
Hanya kamu yang mampu menjalaninya..
.
Memang skenario terbaik disuguhkan oleh semesta.
Namun jalannya itu adalah pilihanmu sendiri,

Kamu yang menentukan mau bagaimana dan seperti apa cerita yang kamu ukir ?
Naskah bagaimana yang ingin kamu buat ?
Bahagiakah ?
Sedihkah ?

Hanya kamu sendirilah sang pemeran utama yang dapat menentukannya.
Karena ini adalah hidupmu.
.
Sajikanlah kisah dan alur yang menarik, sedikit bumbu drama , percikan warna yang indah dan lukiskanlah hari hari yang penuh canda tawa, secolek kesedihan , sesendok rasa pahit, setetes airmata dan secangkir rasa haru menyertai didalamnya.

Tidak lupa suguhkan dengan sepiring kelucuan dan humor yang melengkapinya.
Taburi dengan penuh semangkuk kejutan yang menyatukannya.
Lalu campurkanlah dengan segenggam doa, pengharapan, usaha dan keyakinanmu.

Bahwa kemungkinan itu selalu ada, dalam ketidak mungkinan sekalipun.
Tanamkanlah segelas kepercayaanmu pada semesta,
Buatlah segalanya nyata dan mungkin adanya.
meleburkanlah semua rasa menjadi satu bersamanya.

Maka kelak film'mu akan berakhir mengharu biru dengan penuh rasa syukur menyempurnakannya ,
Dan happy endinglah skenario film hidupmu yang kau ciptakan.
.
.
.
Semoga , segera dan aamiin. 🙏❤

_ Tita nurlela _

Hidup adalah sebuah film. Tuliskan akhir cerita yang Anda inginkan. Lalu tetap percayainya. – Jim Hensen

" PADA AKHIRNYA.. "

Dan pada akhirnya..  Bertemu dengan mu atau tidak dalam hidup ku? Itu tidak mengapa bagiku,  Setidak nya aku bisa belajar banyak hal dari mu...