Rabu, 25 September 2019

Pendengar

.
Hari minggu kemarin 22 september 2019.
.
Dalam ketenangan hatiku, saat santai menghabiskan berjam jam waktuku dengan buku buku favoriteku.
My time itulah sebutannya , bagiku tiada yang lebih menarik selain membaca , membaca dan menuangkan nya dalam tulisan.
Tiba tiba kedamaianku terganggu.
Disiang panas ini , siapa lagi yang mencariku ?
Ternyata seorang sahabat datang berkunjung kekediamanku.
Tanpa babibu..
" gua lagi dapet , bolehkan kalau gua marah ? "
Aku mengeryitkan keningku ?
Sahabatku : gua tahu apa yang mau lo tanyakan ?
Sahabatku : gua sebel banget..banget. lo kan tahu gua lagi dekat sama si.. #red ( nama cowok disamarkan ) gua kira dia emang benaran suka sama gua , empat bulan tha , gua dekat sama dia. Pergi kemana mana sama gua , main jalan sama gua , pdkt sama gua , seolah dia ngasih kode kode segala sama gua. Gimana gua enggak berharap lebih sama dia ? gua udah ngerasa nyaman bahkan udah sayang sama dia . Dia yang mulai , dia yang duluan dekwtin gua.. Eh tahunya kenapa malah jadian sama orang lain sih tha ? Kesal gak tuh tha ? Jahat bangetkan ? Mainin perasaan orang , Bla..bla..bla.. Sahabatku bercerita panjang lebar.
Aku : oke, slow ceritanya.. Santai gak usah nyolotnya sama gua.
Lo kalau mau marah ,
marah aja. keluarin unek unek yang lo rasa , tapi marah nya sama tembok ya. Jangan ke gua.
Sahabatku : ketawa ngakak , hahaha. Biasa bae lo tha , gua lagi kesal gini.. Sempet sempetnya bikin gua ketawa 😅
Aku : nah gitu dong, jangan terlalu dibawa serius juga deh.
Sahabatku : btw gua haus juga nih, kering tenggorokan.
Aku : mau minum ? Air dikeran banyak noh , 😁
Sahabatku : jahat lo ya jadi sahabat, sekalian aja kasih gua air selokan jalan 🙄
Aku : emang nya lo mau ? Kalau mau gua ambilin nih , 😂
Sahabatku : serius gua haus , heuheu.
Aku : yaelah kaya rumah siapa aja lo, sering keluar masuk sini juga. Masih aja kagok. Ambil minum sendiri aja sana dikulkas.
Sahabatku : ( pergi sambil ngeloyor , datang lagi sudah bawa segelas air dingin dan snack )
Sahabatku : sepi amat , orang rumah pada kemana tha ?
Aku : biasa lagi pada pergi , btw itu snack berbayar ya.. 😁
Sahabatku : hahaha 😂 gak jadi deh. Tapi tetap ngunyah.
Aku : 😅 laper lo ya masak mie instan sana kedapur.
Sahabatku : laper sih tapi malas masaknya ah, dan blablabla..
.
Singkat cerita sahabatku ini datang berkunjung karena memang dia lagi butuh aku.
Ya memang seperti itu adanya..
Dia butuh PENDENGAR ,
Pendengar untuk bercerita alias teman curhat. Dan panjang kali lebar sahabatku'pun bercerita tentang cowok yang lagi dekat dengannya alias gebetannya. tapi ujung ujungnya malah cewek lain yang ditembaknya.
Pdkt'an sama siapa ? Yang ditembaknya siapa ? Kurang lebih intinya ya seperti itu.
Sedikit drama diiringi butir butir bening yang jatuh dari pipinya , akhirnya tangisnya'pun pecah tak kuasa lagi sahabatku membendungnya sendirian.
Dari tadi aku hanya menjadi pendengarnya dan juga penyimaknya saja.
Sejenak aku terdiam.
Aku mengerti apa yang dia rasa, batinku berkata kasihan sekali sahabatku ini korban PHP.
aku mengeluarkan suaraku " lo kalo mau nangis , nangis aja dulu. Keluarin apa yang lo rasa agar nantinya lebih lega " aku biarkan sahabatku menangis disampingku lalu aku ambilkan air minum kembali untuknya , kusuruh sahabatku meminum segelas air agar ia lebih tenang,
Kutunggu sampai tangisannya mereda , setelah itu kusuruhnya mengatur nafasnya dan merileksasikan pikirannya.
Satu kata yang aku lontarkan.
BERSYUKUR. begitu ucapku.
Satu kata mewakili banyak artian didalamnya.
Sahabatku bertanya padaku kok bersyukur katanya ?
Aku menjelaskan , ya lo harus bersyukur sama semesta. Tuhan masih sayang sama lo dengan cara mematahkan hati lo yang sempat punya harapan buat cowok itu. Berarti dia bukan orang yang tepat buat mengisi hari hari lo. Sebelum semua terlanjur jauh tuhan mematahkan hati lo lebih awal agar lo dapat pelajaran didalamnya.
Ada kalanya orang orang yang hadir dihidup kita tidak selamanya tinggal dan menetap untuk kita.
Mereka terkadang hadir hanya sebagai warna memberikan sebuah pengalaman untuk kita. Yang mungkin kelak akan kita jadikan pengalaman berharga karena kita dapat belajar dari pengalaman itu untuk barometer kita agar dimasa depan kelak menjadi manusia yang lebih baik lagi dan tentunya lebih bijak menyikapi setiap hal yang terjadi.
Jangan lihat dari sudut buruknya atau pahitnya sebuah masalah. Namun lihatlah dari sudut lain yang tak kita pahami. Mungkin tuhan sedang mengajarkan kita satu hal dari setiap kejadian, percayalah selalu terselip kebaikan didalamnya.
Jernihkanlah pikiran kita , cukup kita nilai dan belajar memahami dari sisi positifnya.
Kelak lo bakalan ketawa dilain hari saat mengingat kejadian ini begitu ucap aku pada sahabatku ini.
Betapa bodohnya kita menangisi hal seperti ini. Padahal masih banyak hal lain yang lebih baik untuk kita tangisi dari pada hanya sekedar patah hati saja.
Misalnya menangisi dosa dosa yang pernah kita lakukan dengan atau tanpa sadar kita , menangisi ortu kita karena belum bisa seutuhnya membuat mereka bahagia dihari tuanya , Itu jauh lebih baik. Atau menangisi hal apapun yang jauh lebih berguna bagi hidup lo.
Bukan berarti lo gak boleh nangis gara gara patah hati. Boleh boleh aja kok, wajar adanya. Memang seperti itu naluriah manusia.
Gua juga pernah nangis gara gara hal seperti ini. Namun dikemudian hari gua merenung setelah mengingat pernah menangis hanya gara gara seorang cowok.
Terasa betapa bodohnya gua saat itu menangisi orang yang belum tentu juga menangisi kita atau sedih karena kita ?? Dari sana gua banyak belajar memahami kejadian itu. Patah hati mengubah cara pandang kita tentang cinta.
Tentunya sudut pandang kita jadi lebih terbuka untuk menilai berbagai hal bukan hanya dari satu titik saja , namun ada sudut sudut pandang lain yang harus kita lihat. Salah satunya lihat hal positifnya saja. Karena gua percaya setiap kejadian memiliki hal baik didalamnya.
Hanya saja mungkin saat itu kita belum dapat mencerna petunjuk semesta, karena kita terlalu fokus menangisi kesedihan kita.
Enggak masalah itu adalah proses waktu kok. Seiring berjalannya waktu lo pun akan mengerti maksud terbaik tuhan untuk lo itu apa setelah kejadian ini ? Dan mungkin kelak lo malah akan tersenyum karenanya.
Kalau gua setiap kali ngerasa sedih atau down. Berusaha percaya semua akan baik baik saja setelah ini dan berusaha selalu berpikir positif. Meski terkadang memang terasa begitu berat. Namun tetap harus kita hadapi dan lewati setiap kejadian. Anggap saja sebagai self reminder.
Yakin bahwa semesta sedang memperbaiki kualitas diri kita untuk kehidupan kita dimasa depan kelak.
Karena sebaik baik manusia adalah ia yang mau berproses menjadi lebih baik lagi untuk hari ini dari hari kemarin. ( kurang lebih seperti itu aku berkata pada sahabatku )
Sahabat akupun terdiam kemudian , tertawa..hahaha.
sahabatku : kalau dipikir pikir benar juga ya ucap lo tha , bijak juga lo. Ini nih yang gua suka dari lo. Selalu bisa bikin gua nyaman.
Hati gua sedikit lebih lega kini begitu ucapnya. Thanks ya tha :) :)
Kulihat sahabatku yang sedang duduk bersandar pada dinding ditempat tidurku. Terlihat moodnya menjadi lebih rileks dan kini kembali ceria.
Lapar ah tha , gua jadi masak mie ya.. dengan bergegas bangun dari tempat tidurku , tanpa persetujuanku diapun telah ngeloyor menuju dapur dan memasak mie instan. Hahaha.
Ya beginilah persahabatan kami ya absurd ini.
Akupun menyusul sahabatku menuju dapur , diapun membuatkanku juga semangkuk mie instan ( indom*e kuah soto favoriteku ) lalu kitapun makan mie instan bersama diselangi tawa bersama.
Sahabatku yang rempong , rusuh. Baru setengah jam tadi nangis nangis histeris dikamarku kini ketawa tawa.
Ya begitulah sahabat , berbagi tangis dan tawa bersama.
Memang seperti itulah fungsinya.
Akupun tersenyum sendiri melihat sahabatku dan melanjutkan memakan mie instan didepanku.
.
.
_Tita nurlela_

Ya beginilah hidup , kadang hidup memang selucu ini.
.
Nikmati , jalani dan syukuri saja.


" PADA AKHIRNYA.. "

Dan pada akhirnya..  Bertemu dengan mu atau tidak dalam hidup ku? Itu tidak mengapa bagiku,  Setidak nya aku bisa belajar banyak hal dari mu...