Senin, 30 Agustus 2021

Telepon

 Berkali kali ponselku berdering, namun aku mengabaikannya..

Karena dari nomer asing.

Aku tipekal orang yang jarang sekali mengangkat telepon dari nomer baru, entah mengapa tak suka saja..

Kecuali memang sudah ada pemberitahuan sebelum nya.

Karena ini nomer pribadi ku bukan nomer kerjaan/bisnis.

Jadi enggak sembarang orang mengetahui nya hanya orang orang terdekatku saja.

Akupun tipe orang yang jarang sekali mengganti nomer pribadi.

Bila aku mengganti nomerku, sudah pasti ada alasan yang tak bisa ditoleransi lagi bagiku.

Nomerku yang saat ini, sudah kurang lebih lima tahun menemaniku.

Dan tiba tiba nomer baru yang sama meneleponku terus saja menghubungiku lagi, tapi tetap tidak aku angkat teleponnya.

Karena jika teman teman dekatku mengganti nomernya pasti mereka sudah tahu bahwa aku tidak suka mengangkat telepon dari nomer baru, mereka tidak akan meneleponku untuk memberitahu ganti nomer, melainkan orang orang terdekatku cukup mengirimiku pesan saja atau menchatku via wa.

Pasti aku akan mensave nomer baru mereka.

Akhirnya nomer asing itu menyerah tak meneleponku lagi. Namun tiba tiba pesan masuk dalam inbok smsku.

"ini gua tita, tolong angkat teleponnya sebentar"

Aku hanya membaca smsnya..

Aneh sekali dia bilang gua? Ya terus guanya itu siapa?? Enggak jelas banget ini orang sms gini.

Dia sms bukan chat wa.

Tak lama ada panggilan masuk kembali kali ini via wa masih tetap sama dari nomer itu. Yups.. Si nomer baru lagi.

Tidak ada pp nya alias poto profil di wa nya hanya gambar kosong.

Akhirnya aku pun mengangkat panggilan wa itu.

Aku masih tidak bersuara, hanya mengangkatnya saja..

Orang itupun yang meneleponku hanya terdiam tidak berkata.

Aneh banget, aku matikan saja panggilan telepon wa nya.

Lalu dia menchatku,

"kenapa dimatiin tha? Gua belum ngomong"

Aku balas chat wa nya "ini siapa? To the point aja,Buat apa nelepon kalau gak bicara"

Tak lama dia meneleponku kembali,

Bukan dari wa tapi dari panggilan telepon.

Seketika aku mengangkat teleponnya..

Kali ini dia membuka suaranya

"sorry tha, kalo gua ganggu lo"

Gua cuma bingung gimana cara menyapa lo?

Masih inget gua gak ta?

Aku terdiam, mana mungkin aku lupa suara ini..

Aku : "jangkung"??

Dia : Iya gua jangkung.. Lo apa kabar beloo??

Aku : astaga jangkung, gua baik. lo kemana aja?

Dia : ada.. Hmm... Gua masih disini aja belo,

Aku : Disini dimana?

Dia : ditempat gua berdiri,

Aku : hah, maksudnya?? Kabar lo sendiri gimana?

Dia : gua rasa lo juga paham, gua juga baik belo..

Dan blablablabla.. Akhirnya kita ngobrol panjang kali lebar dalam telepon,

Ya allah jangkung,, lo kembali.

Antara senang dan bingung sebenarnya..

Tapi syukurlah lo selalu baik baik saja.

Dua tahun bukan waktu yang sebentar, dia ngilang tiba tiba dari hidupku.

Dia bilang untuk menata hatinya, mencoba melupakan.. Tapi tetap gak bisa,

Katanya aku terlalu berharga untuk dilupa.

Semakin berusaha melupakan aku, entah kenapa semakin dia mengingatnya.

"lo enggak pernah bisa pergi dari pikiran gua beloo" begitu katanya..

Gua gak pernah bisa benar benar buat membenci lo.

Sayang nya.. gua enggak nemu satu alasanpun buat gua benci sama lo.

Jangan salah paham ya..

Jangkung ini adalah sahabat aku, yang sudah dua tahun hilang tanpa kabar.

Dia sendiri yang memutuskan untuk menjauh dariku, untuk pergi dariku.

Aku tak pernah memintanya untuk pergi. Itu kemauannya sendiri.

Aku mengerti kenapa dia menjauh? Kenapa dia pergi?

Karena rasanya sendiri yang dia beri untukku.

Aku mengerti dan sangat paham.. Mungkin itu cara dia untuk menyembuhkan dirinya. ( self healing nya )

Jika harus menghilang dari hidupku, ya silakan.. Aku tak akan menahannya.

Aku tahu dia menyukaiku, dia menyayangiku lebih dari sahabat. ( sudah 3x dia mengungkapkan rasa nya padaku )

Sahabat jadi cinta lebih tepatnya.. Tapi bagiku dia tetap sosok sahabat.

Aku tak bisa membalas rasanya.

Dia bilang :

"Berkali kali gua menyembuhkan luka gua, mencari yang seperti lo.. Tak ada satupun yang seperti lo.

Gua juga gak paham, gak mengerti kenapa hati gua stuck di lo beloo" ??

Gua gak pernah bermaksud mengganggu hidup lo lagi, mengganggu lo dengan nya..

Gua cuma pengen lo tahu, kalau gua kangen banget sama lo.

Sekali ini aja.. Ijinin gua.. biarin gua ngobrol lama sama lo walau hanya ditelepon.

Gua kangen denger cerita lo, gua kangen bahas apapun sama lo, gua kangen jadi sahabat lo lagi.

Gua yakin lo pun tahu beloo.. Gua selalu stalking ig lo, dan baru beberapa minggu kemarin gua mulai berani kembali like postingan lo,,

Gua enggak pernah sama sekali ada niat buat blokir semua akses gua yang tertuju sama lo. Sekalipun sosial media lo.

Seperti yang lo tahu.. Tentang lo gda satupun yang gua blokir.

Ini nomer gua yang sekarang..

Lagi lagi gua kalah dari logika gua sendiri.

Dan hari ini gua beraniin diri lagi buat nyapa lo kembali.

Maafin gua yang lari gitu aja, gua ganti nomer biar gua tenang lupain lo..

Tapi nyata nya? Gua tetap gak bisa.

Maafin gua, kemarin kemarin sempat ngilang tanpa kabar..

Hari inipun gua berani telepon lo,, karena salah satu orang terdekat gua bilang

"mau sampai kapan gua seperti ini?" bahwa sekalipun dengan memutus komunikasi gua sama lo, itu enggak akan merubah apapun" yang ada buat gua tambah tersiksa.

Kalaupun akhirnya gua harus menjauh, gua ingin berakhir damai.. Bukan seperti gua yang kemarin menghilang begitu saja.

Akhirnya gua beraniin diri buat nelepon lo lagi, meski penuh dengan pertimbangan dalam diri gua..

Butuh waktu lama buat gua jernihin pikiran gua, buat menerima kenyataan..

Bahwa lo memang sahabat gua,

Gua emang pengecut, enggak tahu caranya harus gimana? Untuk berdamai dengan diri gua sendiri tentang lo.

Tapi kini gua sadar, enggak seharusnya gua bersikap gini?

Kita udah sama sama dewasa..

Ada yang lebih penting dari rasa cinta gua untuk lo.

Yaitu persahabatan kita, jauh lebih berharga dari apapun.

Meski lo enggak bisa gua miliki, menjadi bagian dalam hidup lo sebagai sahabat lo adalah hal terindah yang pernah ada.

Karena gua tahu cinta enggak harus selalu memiliki ataupun bersama.

Benar kata tulus, dan lo juga pernah bilang sama gua

"cinta itu banyak bentuknya, mungkin tak semua bisa bersatu" -sepatu.

Satu hal yang harus lo ingat beloo..

"Dimanapun lo berada, kapanpun lo butuh gua.. Gua akan selalu ada buat lo"

Gua pengen jadi orang yang pertama lo cari disaat lo sedih. Ok! Lo bisa janji itu kan sama gua?

Tenang aja, gua enggak akan pernah sama sekali ganggu kehidupan & bahagia lo dengan nya.

Lo senang, lo bahagia.. Gua akan ikut bahagia menyertai lo.

Gua serius.. Gua tulus, berdoa segala hal baik untuk hidup lo beloo.

Aku terdiam dari ponselku mendengar ucapan dari sahabatku ini,

Aku tahu perkataan nya memang tulus dan serius.

Karena dia tipekal orang yang kalau lagi ngomong serius ya bakal serius.

Aku sudah mengenalnya dari lama, bahkan dari smp.

Jadi aku amat tahu dia.

Banyak hal yang kita bahas dalam telepon itu.

Salah satu nya tentang lagu raisa.

Jangkung bilang..

"Bukan lo aja yang suka sama lagu raisa yang jatuh hati" lo pernah bilang sama gua, lo suka lagu ini karena jatuh hati sama seseorang tapi tak bisa lo miliki.

Begitupun dengan gua saat ini..

Lagu raisa itu buat lo

" ku tak harus memilikimu, tapi boleh kah ku selalu didekat mu?"

.

.

.

_titanurlaila_

Jumat, 13 Agustus 2021

Soulmate?

 Enggak tahu kenapa lagi ini? 

Ada apa dengan hatiku??

Tiba tiba kepikiran begini??

Lagi lagi random sih sebenarnya..

Pernah enggak sih kamu merindukan seseorang, Namun yang belum pernah kamu temui sebelumnya?

Yang belum pernah kamu kenal?

Jangankan mengenalnya.. Tahu bentukan dia seperti apa saja kita tidak tahu..?

Wujudnya pun masih teka teki bagai tanya tak terjawab..

Ini beda ya, bukan seperti merindukan bias.. Bukan ya!

Tapi lebih ke dia itu seseorang dimasa yang akan datang.

Seseorang yang mungkin akan ada dikehidupan mendatang kita.. Yang dipersatukan oleh garis takdir tuhan untuk kita,

Benang merah yang menghubungkan aku dan dia.

Seseorang yang akan hadir kelak.

Seseorang yang akan menjawab sepenuh hati dan jiwanya untuk tanya kita yang saat ini belum terjawab.

Dia yang mungkin akan menjadi soulmate kita, atau lebih dari sekedar soulmate melainkan twinflame kita.??

Kamu dimana saat ini?

Kamu sedang apa disana?

Bagaimana keadaanmu?

Baikkah? Sedihkah?

Aku harap kamu selalu baik baik saja dimanapun kamu berada sekarang..aamiin.

Apakah kamu juga merindukan aku?

Sosokku yang masih abstrak untukmu saat ini,

Tetap sabar ya dalam mencariku..

Aku yakin kelak kita akan dipertemukan dalam waktu yang tepat menurut kehendaknya,

Menurut garis takdir kita berdua.

Aku yakin dan percaya..

Kelak waktu itu tiba, akan ada hari terindah yang membuat kita berdua tersenyum dan tertawa dengan lepas tanpa ada satupun beban dihati.

Aku harap saat kita dipertemukan nanti..

Kita berdua, aku dan kamu telah sembuh dari cinta masalalu ya..

Kita sama sama telah menyembuhkan diri masing masing ( self healing ) dengan baik.

Agar kita mampu menjalani cerita cinta baru yang lebih seru dan membuatnya terharu.

Sampai kita lupa pernah saling merasakan pahitnya kisah dimasalalu.

Karena aku dan kamu kini satu..

Cerita cinta kita yang bahagia dan terlukis indah penuh dengan warna..

Sabarkah kau menantiku hadir dihidupmu?

Bisakah kau setia kelak hanya untukku?

Tolong jaga rindumu untukku, maka aku akan menjaga rindu ini pun hanya untukmu.

Meski kini kita terpisah jarak..

Ruang juga waktu,

Dibelahan bumi manapun kamu berada,,

Semoga semesta selalu menjagamu disana.

Meski saat ini kamu dengan orang lain sekalipun, begitu juga aku..

Atau kini kita sama sama sedang tak tahu arah, terdiam dipersimpangan jalan kehidupan.

Namun aku percaya bahwa soulmate sejati tidak akan pernah akan tertukar..

ia akan selalu menemukan jalan dan cara untuk kembali pulang pada sang pemilik hati masing masing.

Kamu akan tahu kemana kelak kamu akan pulang soulmateku, begitu juga aku..

Jiwa kita akan selalu membimbing kita untuk bertemu nantinya.

Karena kunci dan gembok hati telah kita pegang masing masing untuk dapat saling membukanya dan hanya kita berdua yang dapat membukanya.

Selama kita saling menunggu,

Lebih baik kita terus meng'upgrade diri masing masing,

Menjadi versi terbaik dari diri kita.

Semoga kita dipersatukan dimasa depan dalam keadaan yang jauh lebih baik dari saat ini ya..aamiin.

Bertemu kelak dalam versi terbaik kita berdua.

Kita akan saling mencintai dan menyayangi sepenuh hati, tulus, menerima apa adanya dan saling mendukung satu sama lainnya..aamiin.

Sampai bertemu kelak ya dimasa depan mysoulmate.


_Tita nurlaila_


Selasa, 10 Agustus 2021

Lupa Nama.

 Pernah enggak sih kalian ketemu orang tapi kalian lupa namanya.. Hehe,

Kalian ingat wajahnya cuma lupa nama aja.. Ya karena memang enggak dekat, cuma kenal dan tahu selewat.

Asli ini baru aja gua alamin, barusan banget..

Lucu aja sih, jadinya gua tulis diblog ini..

Kebetulan gua lagi main ketempatnya sahabat gua.

Karena dia lagi libur gawe aka kerja, minta ditemenin dirumahnya enggak ada siapa siapa.

Ceritanya gua sama sahabat gua ini siapa lagi kalau bukan soraya.

Lagi kepingin banget makan sosis kazel, ( anggap aja kazel..sosis yang lagi viral langsung dimakan tanpa perlu dimasak )

Alhasil mencari sudah ke indo alfa yang terdekat dari rumah soraya.

Namun ternyata sosis nya habis,

Dengan dibonceng soraya dengan sepeda motor maticnya akhirnya kita mencari sosis viral itu dari indo alfa satu ke satu tempat lainnya.

Menjelajah sudah menelusuri indo alfa terdekat dikotaku demi mencari sisosis viral ini.

Ya karena hampir rata rata pada kosong, habis katanya..

Benar benar laku sekali ya pikirku sosis viral ini.

Aku dan soraya terus mencari hingga lumayan jauh menelusuri jalanan raya yang membentang ini kedepan.

Sepeda motor soraya membawaku mutar mutar dari mini market satu kemini market lainnya, mengelilingi daerah ini.

Tidak ada perjuangan yang sia sia, akhirnya mendarat sudah aku dan soraya disalah satu mini market indoapril ini.

Mini market yang lumayan jauh dari tempatnya soraya.

Beruntung nya kita berdua, sosis viralnya baru ditata oleh mbak mbak karyawan mini market ini.. Karena tadi habis katanya, ini juga stok nya baru datang.. Begitu ucap mbak mbak nya.

Dengan gercep aku dan soraya memasukan sosia viral itu pada keranjang, membeli lumayan banyak untuk kita berdua dan beberapa snack lainnya.

Aku memberikan kartu debitku pada raya.

Enggak usah sahut raya, biar gua yang bayar gantian.. Kan tadi lo udah bayarin makan.

Ya beginilah persahabatan kita berdua sejak dari dulu jika beli apapun kalau lagi jalan berdua pasti selalu gantian bayar.

Singkatnya raya yang mengantri didepan kasir.

Aku menunggunya diberanda depan mini market indoapril ini.

Tak lama seseorang keluar dari mini market, sejurus melihat kearahku..

Lalu dia mencoba menyapaku,

"elo tita kan ya?"

Dahiku mengereyit sesaat pada seseorang didepanku ini..

( ini orang siapa ya? Kok tahu aku.. Tapi dilihat lihat seperti pernah melihatnya.. Begitu gumaku dalam hati )

Akupun menjawab nya.. Hai, iya gua tita.

Ternyata benar itu elo, kirain gua salah orang.

Tadi didalam gua udah lihat lo, mau nyapa tapi takut salah orang..

Tita, mantannya zian kan?

Begitu katanya dengan tersenyum.

Zian? ( zian siapa lagi? Pikirku, tapi sejurus kemudian aku mengingat zian namun lupa dengan orang yang menyapaku ini.. Maaf ya! )

Lalu dia berkata kembali..

Gua kan teman nya zian, mantan lo itu..

Masih ingat gua enggak? Kitakan pernah ketemu.

Zian? Mantan gua? Oh iya.. Aku pura pura mengingat orang didepanku yang sedang berbicara padaku sekedar menghargainya.

( padahal otakku sedang mengingat ngingat ini orang siapa?

Memang rasanya pernah bertemu, aku ingat wajahnya seperti familiar. aku tahu kok, hanya saja aku sudah lupa dengan namanya..

Mungkin karena sudah banyak orang orang yang aku temui, hehe

Dan ini orang membahas zian, aku memang mempunyai teman bernama zian, tapi dia bukan mantanku.

Aku tidak pernah jadian dengannya.. Lirihku pada hati )

Elo kok ada disini? Bukannya di jakarta ya?

Kabar terakhirnya gua dengar dulu dari zian, lo pindah kota kejakarta.

Akupun menimpalinya diiringi senyumanku demi basa basi

"iya dijakarta tapi masih suka bulak balik kesini.. Begitu ucapku."

Orang itupun bertanya kembali :

Btw masih suka kontakan sama zian enggak ta?

Gua : udah lama banget enggak nih, 

Teman zian : kirain masih, padahal dulu zian sering banget bahas lo ta..

Sesayang itu sama lo.

Gua : wah masa?

Teman zian : iya gitulah pokonya.. Btw lo lagi ngapain disini?

Gua : itu lagi nganterin teman didalam. Unjuk gua pada raya dikasir.

Teman zian : oh gitu, mampir yuk ta kerumah gua.. Rumah gua dibelakang indoapril ini,,

Gua : ( dalam hati, ramah juga nih orang..) hehe.. Makasih lain kali aja ya!

Teman zian : kalau zian tahu gua ketemu lo.. Pasti senang banget dia.

Gua : tersenyum hehe.. Btw gua bukan mantan nya zian, kita cuma teman aja kok!

Teman zian : yang benar? Zian bilang lo mantan nya..

Gua : bukan, kita enggak pernah jadian. Cuma pernah dekat aja..

Zian emang pernah nembak gua dulu.

Teman zian : oh gitu...hmm,

.

Tak lama soraya pun keluar dari indoapril ini.. Yuk ta, ngobrol sama siapa lo?

Ini teman gua.. Ucapku pada raya.

Btw gua duluan ya dengan diiringi senyuman gua.

Teman zian pun mengangguk dengan senyuman pula,

Aku dan sorayapun berlalu meninggalkan indoapril tersebut..tanpa pernah tahu siapa nama teman zian itu. Hehehe. Maaf ya! ✌


_Tita nurlaila_




" PADA AKHIRNYA.. "

Dan pada akhirnya..  Bertemu dengan mu atau tidak dalam hidup ku? Itu tidak mengapa bagiku,  Setidak nya aku bisa belajar banyak hal dari mu...