Sang cinta monyet yang ku abaikan..
Dia..............
Masa remaja ku yang sudah ku abaikan dan mungkin sudah kulupa.
Namun baginya "tentang aku, tak pernah terlupa" Begitu ucapnya padaku.
Tidak terasa waktu cepat sekali berlalu, sudah sepuluh tahun lebih..
Bukan bukan, bahkan sudah lima belas tahun lebih kita tidak bertemu.
Tepat nya terakhir kita bertemu tahun 2005,
Disaat kelas dua atau kelas delapan smp.
Sudah lama sekali bukan? Dan saat kelas tiga atau kelas sembilan smp, aku sudah tidak bersekolah,
Disekolah smp ku yang lama.
Karena satu dan lain hal.. aku pindah sekolah keluar kota ikut orang tuaku.
Aku yang hanya menganggap nya seorang teman saja, dia teman sekelasku yang bahkan kadang kadang selalu menggangguku.
Dua tahun aku mengenal nya dari kelas tujuh sampai kelas delapan.
Entah kebetulan atau bukan? Tapi sekali lagi aku menyadari tidak ada yang namanya kebetulan dalam hidup ini.
Aku dan dia masuk dikelas yang sama untuk kedua kalinya.
Kelas delapan smp, aku sekelas dengan dia kembali.
Padahal sistem murid di smp ku ini diacak.
Yang tadi nya saat di kelas tujuh satu kelas, kemudian saat dikelas delapan sudah dipastikan tidak akan sekelas kembali..
Bertujuan nya untuk saling mengenal teman teman seangkatan lain nya dalam sekolah ini.
Hanya satu, dua atau tiga orang saja yang kadang bisa sekelas kembali dengan teman sekelas nya saat kelas tujuh dulu.
Dan ternyata aku dengan dia ini satu kelas kembali dikelas delapan smp.
Seperti teman teman pada umum nya, aku menganggap nya hanya teman saja..
Karena saat smp aku belum merasakan romansa remaja atau yang biasa disebut cinta cintaan anak abg atau "cinta monyet" kebanyakan orang menyebutnya.
Mana mungkin aku tidak mengenalinya, dua tahun bukan waktu yang sebentar untuk saling mengenal teman teman satu angkatan di smp.
Diluar teman sekelas pun, aku mengenal banyak teman teman seangkatan entah itu teman teman perempuan atau teman teman lelaki nya.
Apalagi untuk mengenali nya yang sudah menjadi teman sekelas ku selama dua tahun berturut turut..
Sudah tentu aku pasti mengenal nya.
Dia menjadi teman bercandaku dikelas, teman satu kelompok tugas, bahkan terkadang menjadi teman yang menyebalkan bagiku.. Namun dia pun menjadi teman yang asik untuk diajak diskusi saat itu.
Mungkin jika menceritakan bnyak hal tentang nya tidak akan ada habisnya, bila aku kembali menggali cerita cerita lama tentang nya saat dimasa putih biru.
Bahkan teman teman sekelas ku dulu, pernah membercandaiku dengan nya.. Bahasa yang mudah dipahami nya "comblang-comblangin" gitu istilah nya.
Karena kemana mana terkadang dia selalu mengekor aku, mengikuti aku setiap disekolah.
Ya karena itu, teman teman sekelas main comblang-comblangin aku sama dia.
Mereka bilang..
Dia cocok sama aku, aku cocok sama dia.. Ya seperti itulah candaan candaan anak abg.
Dan aku pun ya hanya menganggap nya bercanda, tentu saja mungkin dia pun seperti aku.. Hanya menganggap nya sebuah candaan dari teman teman sekelas kita.(pikiran ku saat itu!)
Kenaikan kelas tiga atau sembilan pun tiba, beberapa hari sebelum pembagian raport disekolah..
Dalam kantin sekolah dia pernah berkata padaku,(aku yang diingatkan kembali oleh nya saat dia bercerita kemarin dalam telepon nya padaku :
Dan aku menyadari perkataan dia saat ini,dimasa depan kita sekarang)
"semoga nanti di kelas sembilan, kita bisa sekelas lagi ya! gue seneng bisa sekelas sama lo selama dua tahun ini"
(Begitu ucap nya dulu padaku) dan aku hanya menjawab nya dengan santai diiringi senyuman ku..
"Gua rasa kelas sembilan, kita enggak bakal sekelas lagi deh.. Karena gua udah enggak ada disekolah ini"
Dia : maksud nya?
(Akhirnya aku pun bercerita padanya tentang pindah sekolah ku keluar kota karena ikut orang tua, biasa kerjaan bokap gua..bla..bla..bla)
Aku yang saat itu hanya seorang abg atau remaja putri yang belum mengenal romansa dan tak menyadari sirat yang tersurat akan makna tentang nya..
Cerita aku dan dia berakhir begitu saja...
(Bahkan dia bilang "berakhir sebelum dimulai")
Beruntung nya aku sudah punya ponsel saat itu, meski ponsel ku hanya nokia 3100(tahu dong gimana bentukan nya? Hehe)
Aku banyak menyimpan nomer nomer ponsel teman teman smp lamaku, salah satu nya tentu saja nomer dia.
Meski kita tidak terlalu intens berkomunikasi setiap hari setelah aku pindah sekolah, namun sesekali terkadang beberapa pesan masuk nya selalu mewarnai sms ku saat itu.
Entah sekedar basa basi nya yang bertanya "aku lagi apa?" "Gimana smp yang baru nya? Dan bla bla bla lain nya"
Hingga suatu hari, ponsel ku pernah hilang dan semua nomer nomer teman lamaku pun lenyap.
Setahun kemudian, saat aku sudah dimasa putih abu abu atau sma.
Aku mulai mengenal sosial media atau dunia maya.
Saat itu lagi booming-booming nya fb(Facebook) ditahun 2007. Meski aku terkesan kudet, hehe. Karena fb sudah ada dari tahun 2004.
Akhirnya aku memutuskan untuk membuat fb pertamaku.
Dan perlahan teman teman fb ku pun menjadi banyak bukan hanya dari teman teman putih abu ku saja tapi dari teman teman lain nya.
Beberapa teman teman smp lama ku pun banyak yang meng'add aku di fb.
Aku juga diajak join di grup fb alumni teman teman seangkatanku disekolah smp ku yang lama.
Meski aku hanya dua tahun sekolah disana, aku tetap merasa senang.. Karena aku tetap dianggap alumni smp sana :)
Tiba tiba ada inbox masuk di fb ku dan ternyata itu dari dia.. "Seorang teman lama" Dia menyapaku kembali..
Lagi lagi akhirnya kita jadi saling membalas kirim pesan masing masing.
Banyak hal yang kita bahas di inbox, dari nomer ku yang tiba-tiba tidak aktip(karena dia bertanya kenapa?) sampai obrolan obrolan random kita bahas berdua.. Bahkan dia bilang "lu jangan ilang ilangan lagi ya! Enggak peduli lu dimana? Sama siapa? Lagi ngapain? Jangan lupa kabarin gua!
Lu boleh enggak kelihatan dari mata gua, tapi lu enggak boleh pergi gitu aja apa lagi tanpa meninggal kan jejak buat gua! "
Kata katanya Lucu sekali pikirku saat itu,, aku yang hanya menganggap nya sebagai candaan saja dari seorang teman.
Ya karena dia emang anak nya suka bercanda kan. (Aku gagal mengenali kembali sinyal yang dia beri saat itu!)
Sejak saat itu, dia pun kini selalu muncul dalam semua sosial media ku.
Kita berteman di fb, ig. (Karena aku cuma pake fb dan ig saja.
Sekarang pun sosmed ku yang masih aktip lama cuma ig, aku udah gak pernah buka fb lagi. Kebetulan aku punya dua akun ig, dan dua dua nya akun igku dia follow)
(Dia anak nya emang random sih dari smp enggak pernah berubah, bahkan sampai sekarang masih suka dm aku lewat ig dan rajin banget selalu like postingan ig ku, entah dulu bahkan sampai sekarang.. apapun yang aku posting, like dari nya tidak pernah absen.. namanya selalu menghiasi salah satu like dipostingan igku.
Aku masih belum menyadari, selalu menganggap nya ya biasa saja sama seperti teman teman ku yang lain yang suka like postingan ku(pikirku begitu!)
Dan sejauh ini kita hanya saling berkomunikasi lewat sosial media saja.. Tanpa pernah sekali pun bertemu kembali.(sudah lima belas tahun lebih mungkin)
Banyak yang sudah berubah diantara kita,
Aku menemukan duniaku.. Begitu pun dia memukan dunianya.
Bahkan kita pun sudah banyak bertemu manusia manusia baru lainnya..(pastinya!) perihal manusia yang datang dan pergi pun sudah pasti pernah sama sama kita lewati.
Tidak ada yang berubah, kita masih tetap sama sama ada dalam sosial media masing masing.
Dan dia pun masih suka bersikap random terhadapku.
Dia pernah bilang..
Katanya "dia senang, jika melihatku senang. Dia selalu memantau ku dari jauh, sering2 posting apapun di ig ya..
Agar gue tahu lu selalu baik baik aja dan bahagia dalam hidup lu" Begitu katanya. (Aku pikir dia salah satu teman yang baik, yang selalu ingin menjaga komunikasi.. langka sekali manusia seperti ini, itu yang terlintas dalam benak ku :)
Hingga suatu ketika.. Dia meneleponku dan berkata jujur.
Saat itu dia menelepon ku jam sebelas malam dari tempat nya berada, sementara ditempat ku sekitar jam empat pagi.
Aku yang terkaget menerima telepon masuk dari nya di pagi buta, saat meraih ponselku.
Ada apa? Kenapa? Ini anak pasti lagi random banget nih nelepon gua pagi buta gini, Itu yang terlintas pertama kali dalam benakku.
Aku mengangkat telepon nya dengan masih mengumpulkan sebagian nyawa ku agar terbangun seutuh nya dari tidurku.
Dia berkata semoga telepon masuk dari nya tidak mengganggu ku..
Dia = gue tahu diindonesia masih pagi buta, tapi gue cuma pengen denger suara lu! Kenapa lu udah lama enggak pernah posting apapun di ig lu? (Kata kata itu yang muncul pertama dari mulut nya, kan emang random temen gua yang satu ini)
Gua : hah?
Dia : gatau kenapa akhir akhir ini gue keinget lo terus ta, lagi lagi inget lo padahal udah gue tepis selalu tentang lo dalam pikiran gue.. Hmm
Gua : apaan sih lu? Jangan random deh..
Dia : gue serius ta!
Dan akhirnya kita ngobrol banyak hal.
(Aku sama temen smp ku ini, beda negara, sekarang dia tinggal di salah satu negara Eropa melanjutkan s2 nya + kerja disana juga.. Itu yang aku denger dari nya!)
Jujur aku bangga banget sama dia, setidak nya dia bisa meraih apa yang dia mau? Dia tahu tujuan hidup nya mau kemana?
Di usia kita yang seumuran dan bukan lagi remaja, tapi kita berdua sudah menginjak usia dewasa..
Sampai saat ini dia belum kepikiran buat menikah, dia lebih memilih melanjutkan s2 dan tinggal diluar negeri, dia terus meng'update dirinya., menemukan fashion nya menjadi versi terbaik diri nya.
Jujur aku sangat kagum dengan pola pikir nya.
Mengobrol dengan nya semenyenangkan itu, emang dari smp juga anak nya udah asik.
Anak nya juga emang pinter, kalau cerdas jangan ditanya? Emang cerdas nih anak cuma waktu smp ketutup sama tingkah konyol dan sedikit nakal(eit nakal nya anak remaja/abg bukan yang aneh2 ya!) jadi banyak orang yang gak sadar kalau dia ini secerdas itu :)
Hingga suatu ketika, dia benar benar berkata jujur dan apa ada nya kepadaku..
Dia bilang dari dulu sesuka itu sama aku, bahkan dari smp dia menyukai aku.
Katanya aku adalah cinta monyetnya sekaligus cinta pertama nya, cuma sayang nya "aku enggak pernah menyadari nya.." Selalu menganggap nya sebatas teman belaka dan dia menyadari tentang aku yang menganggap nya seperti itu. Hmm.
Dia bilang aku enggak pernah peka terhadap nya,
Kenapa sampai sekarang dia belum nikah dan memilih terus naikin high value nya.. Salah satu nya karena aku katanya.
Dia mau menjadi yang terbaik buat aku.
Dia menghargai aku dan sangat menghormati aku.
Cara nya menyayangiku sungguh dewasa..
Dia mencintaiku dengan caranya sendiri, tanpa ingin mengganggu hidupku..
Dia tahu aku sudah dengan yang lain, dan aku hanya menganggap nya teman smp saja.
Dengan serius dia berkata, baru kali ini dia memberanikan diri untuk jujur padaku.
Karena tentang aku terus saja mengusik nya, setelah sekian lama dia mencoba menepis rasa itu dan terus menjalani hari harinya.
Namun makin kesini, tentang aku semakin kuat dan mengganggu hati juga pikiran nya..
Akhirnya dia beranikan diri untuk berkata terus terang padaku.
Setidak nya untuk meringankan beban dihatinya, begitu ucap nya padaku.
Tenang saja.. Perasaan ku milik ku, rasa sayangku terhadapmu biar aku yang rasakan.
Aku enggak berharap kamu balas perasaan aku, karena aku tahu itu enggak mungkin.
Maaf kalau aku lancang dan sudah sejauh ini berkata sama kamu..
Aku cuma ingin kamu tahu saja, Itu sudah lebih dari cukup buat aku.
Setidak nya sekali dalam hidupku, akhirnya aku bisa mengutarakan rasa aku sama kamu yang sudah lama sekali mengganjal dalam hatiku.
Melihat kamu bahagia dan selalu baik baik saja dalam hidupmu, aku sudah merasa senang..
Meski pun hanya dari jauh aku bisa memantau mu.
Menjagamu dalam doaku.. Selalu ta.
Karena aku tahu, apapun yang menjadi takdir pasti akan bertemu jalan nya, entah serumit apapun dan bagaimana pun alur nya.. ia pasti akan tetap menjadi milik kita.
Apapun yang sudah ditakar tidak akan pernah tertukar.
Kehidupan itu misteri, tidak ada yang tahu masa depan..
Entah apa yang membuat aku enggak bisa lupain kamu?
Entah apa yang buat aku sayang sama kamu?
Aku juga enggak tahu?
Yang aku tahu pasti, rasa sayang itu enggak pernah pakai alasan.
Sayang ya sayang saja.. Begitu ucap nya padaku.
Dan aku tertegun sejenak mendengarkan nya berkata, namun aku pun diam diam mencermati setiap kata katanya..
Aku sangat memahaminya dan menghargai nya cara nya yang berkata jujur.
"Setiap manusia memiliki semesta nya masing masing dalam radar hidupnya.
Entah sadar atau tidak?
Entah dalam kendali atau diluar kendali nya..
Semesta sebetulnya sama seperti hati manusia, tidak dapat kita kira keberadaan nya..
Alam semesta adalah milikmu, dan kamu adalah milik hati nuranimu.
Dunia adalah kontradiksi, sedangkan alam semesta adalah sebuah paradoks.
Kita hanya sebagian kecil lain nya yang menghiasi alam semesta.
Saat kamu mencintai, seluruh alam semesta juga turut mencintaimu.
Terkadang jalan semesta terlihat sulit untuk dibaca dengan kacamata mu, maka pahamilah dengan perasaan dan selami bersama nuranimu.
Saat semesta berbicara kepadamu, dengarkanlah! Lalu cermati makna nya.
Ketahuilah alur semesta itu sebenarnya telah sempurna, hanya saja kita yang tak bisa membaca maksud nya.
Kita adalah individu yang begitu kecil bagai partikel yang saling terhubung oleh semesta,
Karena kita adalah kemungkinan dalam ketidak mungkinan nya, bahkan bisa saja kita adalah ketidak mungkinan dalam kemungkinan yang tersedia di alam semesta jagat raya yang luas ini."
.
(Aku yakin dia pasti sudah baca kata-kata diatas tentang semesta dari postingan ig ku.. karena dia pun me'like nya, meski mungkin dia gak menyadari nya, bahkan kata kata semesta itu untuk nya.
Mungkin juga dia gak akan baca blog aku, bahkan bisa jadi dia enggak tahu tentang blog ini.. Enggak masalah, malahan bagus kalau dia enggak tahu :) hehe.
.
Aku hanya ingin menyimpan tentang nya dalam blog ku, sebagai bentuk aku respeck sama dia dan menghargai akan kejujuran nya.
Terima kasih manusia baik, sudah menyayangiku dengan caramu..
Tanpa pernah sekali pun, kamu mengganggu hubungan asmaraku.
karena yang kamu percayai adalah TAKDIR.
Semoga di semesta yang lain kita bisa bertemu kembali..
Menjalani kehidupan yang lebih indah lagi tentunya.
Namun aku berharap, di semesta selanjut nya.. Semoga kamu akan mencari ku dengan sungguh ya!
Bukan hanya menyayangiku dari jauh.
Mari kita bertemu sekali lagi disemesta selanjutnya..
:)
_Tita Nurlaila_




