Jumat, 24 Mei 2019

ILMU PARENTING

Aku percaya setiap anak yang terlahir dan ada didunia ini.
Pada dasarnya mereka semua pintar ,
Tidak ada anak yang terlahir bodoh.
Yang ada hanya cara membentuk diri dan pola pikirnya saja yang berbeda.
Mereka semua unik dan hebat dengan kelebihan yang dimilikinya masing masing.
Dengan bakat alami yang mereka punya.
Jadi stop untuk membanding dan membeda bedakan.
Bukankah sesuatu yang berbeda itu tak ternilai maknanya ?
Jangan takut menjadi beda , takutlah bila kita nampak sama tapi tak serupa.
Karena dunia akan lebih indah dan bermakna jika ada perbedaan di dalamnya.
Berbeda tapi tetap satu.
Berbeda tapi tetap mempunyai tujuan.
Perbedaan itu adalah warna.
Saling melengkapi maka hidup akan menjadi lebih bermakna.
Seperti pelangi berbeda beda warna namun membuat nya terlihat indah.

Yang membentuk anak menjadi seorang pendiam , seorang tertutup bahkan seorang pemberontak sekalipun adalah orang tuanya sendiri.
Jangan salahkan anak anaknya ,
Mungkin caramu mendidik atau kurangnya komunikasi dan kurangnya pemahamanmu terhadap mereka ,
Terhadap dunia anak anakmu.
Menjadi orang tua itu bukan hanya sekedar untuk dihormati anak anakmu saja.
Tapi kamupun seharusnya bisa membawa diri terhadap anak anakmu ,
Kamu harus bisa menjadi kawan , bukan hanya lawan.
Ada kalanya menjadi sosok kakak , kamu dapat menjadi pelindung dan bersikap dewasa bagi anak anakmu.
menjadi sosok adik , sesekali kamupun dapat bermanja pada mereka.
menjadi sosok guru , kamu dapat mengajarkan berbagai ilmu yang bermanfaat untuk mereka kelak.
menjadi sosok dokter , kamu dapat menjadi pertolongan pertama dan mengobati luka mereka.
menjadi sosok chef , kamu dapat memasak berbagai makanan untuk mereka bahkan bisa mengajarkan mereka dan memasak bersama.
Menjadi sosok teman bagi mereka , kamupun bisa berbagi dengan anak anakmu , bertukar cerita , pendengar yang baik bahkan saling mendukung.
Atau menjadi profesi apapun yang ada didunia ini.
Seharusnya setiap orang tua bisa berperan dalam hal itu.
Yang paling penting adalah orang tua dapat menjadi sosok yang bisa mereka andalkan.
mereka percayakan.
mereka banggakan.
Jadilah orang tua yang dapat menjadi contoh atau panutan yang baik untuk anak anaknya.
Jangan memberi jarak untuk anak anakmu namun iringilah setiap langkahnya ,
Jangan membatasi geraknya namun bergeraklah bersamanya ,
Jangan terlalu mengekang mereka , namun pahamilah dunianya ,
Biarkanlah jiwa mereka bebas sebebas bebasnya , namun tetap dalam pengawasan.
Bukankah kalianpun pernah muda ? Pernah menjadi anak anak ?
Bagaimanakah rasanya ??
Bimbinglah mereka , namun biarkanlah mereka berkembang.
Lihatlah mereka tumbuh dengan baik.
Bangunlah kepercayaan untuk mereka ,
Tanamkanlah rasa tanggung jawab pada mereka ,
Berikanlah kasih sayang yang tulus untuk mereka ,
Ajarkanlah moral dan kebaikan didalamnya ,
kenalkanlah pada tuhannya serta didiklah mereka dengan pemahaman ilmu , sifat dan sikap yang cukup.
Bila salah harus meminta maaf ,
Bila diberi harus berterima kasih ,
Bila membutuhkan bantuan harus berkata tolong ,
Bila mampu harus dapat memberi dan berbagi pada sesama.
Maka merekapun akan paham dan menyadari pondasi pertama dalam pembentukan karakter yang kalian bangun.
Betapa penting nya sifat dan sikap dasar positif yang kalian tabur , bagi mereka.
Kelak kalian pulalah yang akan menuai hasil yang indah dikemudian hari.
Mungkin terlihat nampak sepele sekali , namun percayalah dikemudian hari semua ini akan kembali padamu.
Kebaikan yang kau tanam kelak kau pun akan menuainya.
Karena orang tua adalah madrasah pertama bagi anak anaknya.

Orang tua yang tidak benar benar bisa mendidik dan bertanggung jawab terhadap anak dan masa depan anaknya.
Itupun akan berdampak pada kehidupan orang tua kelak dimasa mendatang.
Sekali lagi jangan pernah salahkan anak anakmu ,
Kalian harus sadar dan ingat semua tergantung bagaimana kalian merawatnya , membesarkannya , mendidik dan menjaganya.

Kadang saya benci melihat kenyataan ,
Begitu banyak orang tua yang tidak benar benar peduli seutuhnya terhadap masa depan anaknya.
Tidak bertanggung jawab dan asal asalan mendidik semau mereka ,
Selalu meng'kambing hitamkan anak anaknya.
Menyalahkan anak anaknya bila tidak sesuai keinginan mereka.
Tanpa mereka berintropeksi diri cara seperti apa yang kalian gunakan untuk membesarkan mereka ?
Kurang nya pendidikan dan pemahaman ilmu itu membuat orang tua tidak benar benar bisa mendidik anaknya dengan baik.
Sebenarnya orang tua seperti itu banyak sekali bertebaran disekitar kita dengan sadar dan tanpa kita sadari.
Meski adapun orang tua yang bertanggung jawab dan memperlakukan anak anaknya dengan sangat amat baik.
Namun itu hanya sebagian kecil , dari keseluruhan orang tua yang benar benar paham.
Kita harus pintar pintar mengedukasi diri , memperbaiki diri dan terus belajar memahami mereka.
Melihat dari segala sudut dan pandangan kita untuk mereka.
Menyelami dan mengenal benar benar tentang mereka dan dunia nya.
Memang setiap orang tua dan keluarga punya cara berbeda untuk mendidik para anak anaknya dengan cara mereka masing masing.
Membesarkan anak anak dengan konsep dan kemauan orang tua.
Namun sedikit naif merekapun tak mau mengakui bila ternyata terkadang selalu saja ada anak anak yang jauh dari ekspetasi orang tua.
Dan orang tua akan menyalahkan anak anaknya dengan sangat mudah.
bukankah orang tua bertanggung jawab besar atas masa depan anak anaknya?
Kenapa generasi penerus masa depan sebagai seorang anak adakalanya menjadi tidak benar benar di perhatikan oleh orang tuanya sendiri.
Akhirnya membuat mereka menjadi terabaikan dan tergadaikan.
kitapun kehilangan kesempatan untuk tahu dan melihat mereka berkembang sebaik baiknya.
Salah satunya bakat dan minat anak anak.
Bukankah bakat atau minat seorang anak itu penting untuk perkembangan hidupnya?
Tapi mengapa masih saja tidak benar benar dipentingkan dan diprioritaskan. ??
Kitapun harus melek akan hal ini..
Karena kitapun tidak bisa pungkiri ,
Anak anak itu berhak dan layak mendapatkan yang terbaik bagi kehidupan mereka kelak.
Tidak kah kita sadar dan paham ? Bisa jadi anak anak kita dimasa depan menjadi orang yang hebat dan sukses adanya ?
Anak anak adalah aset masa depan ,
Anak anak adalah aset negara sebagai generasi penerus ,
Dan bisa jadi anak anakmu pun adalah aset untuk kehidupanmu dimasa mendatang.
Jadi perlakukanlah anak anakmu dengan sebaik mungkin.
Agar anak anakmu tahu dan merasa beruntung memiliki orang tua sepertimu.
Orang tua yang benar benar bertanggung jawab atas hidup dan masa depan mereka.
Bukan anak anakmu yang meminta mereka hadir dalam keluargamu ,
Namun..
Karena tuhan percaya padamu sebagai orang tua ,
Bahwa kamu mampu menjaga dan merawat anak anakmu dengan amat baik.
Maka tuhan menitipkan mereka untuk menjadi anak anakmu.
Tuhan percaya bahwa kamu dapat
Memberikan rasa aman dan kasih sayang yang cukup,
juga kamu dapat membentuk anak anakmu menjadi pribadi yang berkualitas dan baik dalam hidupnya.
Bukan sebaliknya ,
Jangan pernah sia siakan anak anakmu ,
Jangan pernah para orang tua merasa dirimu paling benar ,
Jangan juga selalu menyalahkan atau memarahi anak anakmu.
Dan dari anak anak pun kita dapat belajar karenanya ,
Jangan pernah malu untuk selalu belajar dan memperbaiki diri untuk menjadi sebaik baiknya orang tua yang mengerti dan bertanggung jawab sepenuhnya.

#Tulisan ini saya buat karena keresahan pribadi , terinspirasi dari anak tetangga yang selalu orang tuanya marahi dan merasa orang tuanya selalu benar tanpa mau tahu dan pahami si'anak itu bagaimana sesungguhnya ?
Sayapun masih banyak kurang dan jauh dari kata sempurna , bukan saya mau menggurui karena tulisan ini.
Saya hanya ingin berbagi ilmu apa yang saya tahu dan pelajari.
Saya masih terus belajar akan selalu belajar menjadi lebih baik lagi demi anak anak saya kelak.
Karena kelak sayapun akan menjadi orang tua bagi anak anak saya.
Sedikit ilmu parenting yang saya tahu karena membaca.
Mungkin suatu hari nanti akan berguna dan bermanfaat bagi kehidupan saya dimasa mendatang sebagai orang tua.
Dan mungkin nanti disaat tanpa sengaja anak anak saya menemukan tulisan ini diblog saya ,
Merekapun akan bersyukur karenanya.
Bahwa orang tuanya ( ibu nya ) belajar ilmu parenting untuk mereka.
Ilmu yang tak akan pernah hilang dimakan usia dan jaman.
Ilmu ini akan selalu ada mendampingi dengan sebuah pemahaman. hanya saja mungkin cara dan gayanya akan berubah mengikuti perkembangan waktu dan jamannya.
Ini adalah hasil pemikiran saya yang keluar dari otak saya,
Melihat dari segala sudut pandang yang saya tahu.
Dan mungkin masih banyak yang harus saya koreksi dan perbaiki.
Maaf bila ada salah kata ,
Saya tidak pernah bermaksud menyinggung siapapun.
Ini murni isi dari keresahan saya dan hati nurani saya.
Sekian dan terimakasih.

_ tita nurlela _

Meski aku sudah bertumbuh dewasa ,
akupun kini tetaplah seorang anak dari orang tuaku. namun aku bukanlah anak anak ,
dan dimasa depan nanti akupun akan menjadi orang tua kelak.
.
.
❤❤ Kelak disaat kalian membaca postingan ini , kalian harus tahu bahwa aku ( ibu kalian ) 
Anak anakku.... aku amat begitu menyayangi kalian ❤❤

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

" PADA AKHIRNYA.. "

Dan pada akhirnya..  Bertemu dengan mu atau tidak dalam hidup ku? Itu tidak mengapa bagiku,  Setidak nya aku bisa belajar banyak hal dari mu...