Rabu, 06 September 2017

Balada hujan

Tadi sore aku ada janji dengan salah seorang teman lamaku, panggil saja eza sahabat teletubbiesku. kami janjian di tempat biasa. aku naik ojek online menuju tempat janjian ku, aku pun turun di pinggir jalan yang tidak jauh dari tempat kami janjian, kebetulan aku ingin membeli beberapa kue samir favoriteku di sebrang jalan sana, dan aku memutuskan berjalan kaki menyusuri trotoan jalan kota.
Aku pun membeli kue samir, kemudian aku melirik jam di pergelangan tanganku.. hmm masih ada sekitar lima belasan menit lagi pikir ku dari jam janjian ku dengan eza. aku berjalan santai menuju tempat janjian kami, namun tiba tiba butir butir air turun dari langit dan lama kelamaan semakin deras, aku pun berlari mencari tempat untuk berteduh.
Akhir nya aku memutuskan untuk berteduh di sebuah ruko di pinggir jalan besar. dan di seberang jalan nya terdapat sebuah gedung sekolah smp.
Hujan pun masih awet dengan deras ya, aku di sini setia menunggu hujan reda bersama orang orang yang sedang berteduh juga. ponsel ku pun berbunyi, ternyata dari eza.
Eza pun sama seperti aku sedang berteduh dengan sepeda motor ke sayangan nya dan masih di jalan kata nya.
Jam menunjukan pukul lima sore saat ini, tepat sekali bersamaan dengan anak anak smp pulang di sebrang jalan sana. ( mereka yang masuk sekolah nya siang ) tiba tiba pikiran ku melayang, terbang melewati aku yang terdiam mematung di sini bersama dengan deras nya air hujan. dan terdampar sudah pikiran ku pada saat masa putih biruku dulu.
Ketika menyaksikan murid murid putih biru itu berhamburan keluar dari gerbang sekolah nya dengan riang gembira. menyambut butiran butiran air hujan yang mengguyur tubuh mereka. 
Tampak raut kebahagiaan yang terpancar dari rona rona wajah mereka, mereka hujan hujanan bersama dengan teman teman putih biru nya. macam macam aktivitas mereka lakukan, ada yang sedang tertawa dan bercanda bermain hujan dengan teman teman nya sambil menikmati hujan, ada yang sedang berteduh di pinggir ruko sama seperti ku, berteduh sambil berdiam diri, berteduh sambil mengobrol dengan teman teman lain nya, ada yang sengaja basah basahan menjatuhkan diri nya pada air hujan kemudian menarik tangan teman nya yang lain untuk bergabung hujan hujanan bersama, ada yang tampak resah menunggu hujan berharap segera reda, ada pula yang saling melempar senyum tersipu malu malu dengan lawan jenis nya pertanda cinta monyet mulai bersemi, sungguh lucu sekali aku menikmati pemandangan di depan ku..
Aku pun jadi teringat masa putih biruku dulu, sama hal nya seperti mereka. moment yang luar biasa sekali yang pernah aku rasakan bermain hujan hujanan di saat pulang sekolah di waktu senja bersama sahabat sahabat tersayangku. bercanda, tertawa.. indah nya saat itu terasa lepas sekali tawa ku bersama mereka. hal yang begitu sangat sederhana namun begitu membekas dalam ingatanku, euforia yang indah dan persahabatan yang manis.
Aku jadi kangen sekali sama kalian.. nunik,enggar,nurma,yamah,hilda,venny. ahh sahabat sahabat smpku, masa putih biruku. terimakasih telah hadir dan memberi warna dalam hidupku, kalian telah menjadi sebuah kisah klasik di masa depanku kini.
miss you mang somad all.. eh maksud nya miss you so much all..hehe
#memoryhujanbersamakalian2004/2007#ceritadimasaputihbiruku
_ Tita wiradisastra_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

" PADA AKHIRNYA.. "

Dan pada akhirnya..  Bertemu dengan mu atau tidak dalam hidup ku? Itu tidak mengapa bagiku,  Setidak nya aku bisa belajar banyak hal dari mu...