Kamis, 24 Oktober 2019

Hujan dan Setiap Moment.

seseorang bertanya padaku tadi dari ask.fm ku, dalam shoutout nya dia bertanya ? coba ceritakan moment apa yang paling berkesan dalam hidupmu, yang tak bisa dilupakan hingga kini ? entah kenapa tiba tiba seketika aku langsung mengingat hujan. kenapa harus hujan ? entahlah hujan muncul begitu saja dalam pikiranku. lebih tepatnya moment hujan, selalu ada kisah saat hujan yang dapatku ceritakan entah kenapa langit abu abu selalu menyuguhkan moment tersendiri untukku. membawaku masuk dalam nuansanya.
1) hujan ketika masa smp : saat memasuki musim hujan kala aku smp, pasti setiap pulang sekolah disore hari pasti selalu datang hujan. butiran butiran air hujan selalu menyambutku dan juga semua murid murid disekolah smp ini. kebetulan saat itu aku sekolah smpnya masuk siang dan pulang sore hari sebelum magrib. smp negeri satu disalah satu daerah bogor. dikota yang disebut kota bogor ini hujan mengguyur dengan derasnya namun aku dan lima sahabatku tak peduli hujan membasahi tubuh sama sekali. kita malah dengan santainya menerobos ribuan butir air hujan sehingga membasahi seluruh tubuh kita semua, tanpa ada niat berteduh sama sekali. aku dan para sahabat sahabat gokilku menikmati nuansa dengan candaan dalam derasnya air hujan. lagi lagi tanpa berpikir panjang memikirkan konsekuensi dari kehujanan itu apa ? bisa jadi deman atau sakit setelah hujan hujanan. seragam untuk esok yang kebasahan. karena kita semua selalu punya seragam lain untuk dipakai besok.
kita bahkan tak peduli meski diperhatikan puluhan pasang mata yang melihat. karena saat itu aku dan para sahabat gokilku sangat suka menjadi pusat perhatian. dengan santai dan cueknya kita tetap basah basahan diguyur air hujan. yang ada kita sesenang itu menikmati moment setiap hujan bersama sama. main main cipratan air hujan, lari lari ditengah hujan, bercanda dan tertawa bersama, curi curi pandang sama gebetan yang lagi berteduh, caper caper sama kelakuan konyol kita. rasanya amat menyenangkan sekali. meski nampak kekanak kanakan, satu hal yang aku rasa moment ini terasa begitu berkesan untukku bersama kelima sahabatku ( yanti,enggar,nurma,hilda dan nunik ) mereka melengkapi salah satu cerita indah disaat smpku. dan moment hujan ini terus saja terulang saat aku smp dari kelas tujuh sampai kelas sembilan. tak peduli waktunya siang atau sore. yang pasti saat hujan turun setelah pulang sekolah. aku dan kelima sahabatku aka gank smpku, akan selalu menikmati hujan bersama saat pulang sekolah berjalan dari gerbang sekolah hingga perapatan yang tidak jauh dan juga tidak dekat jaraknya dari sekolahku. bukan karena tidak angkutan sampai gerbang sekolahku. bukan, angkutan selalu ada. hanya saja kita berenam memilih berjalan kaki dahulu menikmati hujan hujanan masal ini sebelum menaiki angkutan untuk pulang. kalau sekarang dipikir pikir lucu dan konyolnya aku ya saat itu. namun tidak ada yang aku sesali sama sekali. justru moment itu terasa berharga kini, moment yang sederhana namun memiliki kesan dalam hatiku bersama para sahabat smp yang menemaniku. meski kini para sahabat smpku entah dimana ? masih ingat ataukah sudah lupa padaku. karena setelah smp kita terpisah masing masing. masuk sma yang berbeda beda. terlebih aku dan nunik pindah keluar kota dan masa smaku tidak dihabiskan dibogor. aku pinda kedaerah priangan timur dari kota bogor. ( hayo tahu enggak itu dimana ? hehe) sementara nunik kabarnya disurabaya. hilda pindah kejakarta. bisa barengan gitu para ayah kita pindah tugas kerja. tinggal yanti,nurma dan enggar. mereka bertiga sma nya berbeda sekolah. pertama tama kita semua tetap komunikasi namun seiringnya kesibukan masing masing akhirnya koneksi kitapun melemah. dengan nunik dan hilda, aku sudah jarang berkomunikasi. namun dengan nurma, komunikasiku tetap berlanjut. sementara dengan yanti dan enggar terkadang kita masih berkomunikasi. bukan persahabatan kita yang tak erat, mungkin memang semuanya saling sibuk  dan sudah menemukan dunia masing masing dalam masa putih abu abunya. bukan pula melupakan sahabt lama. tidak sama sekali. namanya juga hidup akan ada yang datang dan pergi dalam hidup kita. ada yang tetap tinggal untuk terus mengisi. ada juga yang memang hanya singgah memberi warna. ya begitulah cara kerjanya kehidupan. yang hilang akan berganti, yang berlalu akan ada yang baru. namun mereka tetap selalu punya ruang dan tempat tersendiri dalam hati dan ingatan. ya itulah persahabatan ku kala smp. namun setelah lulus sma aku kembali kekota bogor tercinta ini dan bertemu dengan nurma. enggar juga yanti kembali.. dan blablabla.. stop!!! aku enggak bakal cerita lanjutan soal sahabat smpku, ya karena aku kan bahas moment saat hujan bukan lagi bahas cerita persahabatan kita bagaimana ? iya enggak,hehe. next time kali ya aku lanjutin cerita para sahabat smpku dan keseruan bersama mereka setelah kita semua lulus sma.hohoho. :-)

2) hujan ketika masa remaja putih abu abuku, saat aku mengenal yang namanya cinta pertama. dia sicinta pertamaku, rela kebasahan dan hujan hujanan hanya karena demi menonton pertunjukan teater pertamaku kala itu. semua itu dia lakukan agar tepat waktu dan tak melewatankan pertunjukanku. saat dia diperjalanan menuju gedung kesenian dikotaku, tiba tiba hujan turun dengan derasnya begitu saja. diapun rela kebasahan dan hujan hujanan tanpa ingin berlindung ketepi meski hanya untuk berteduh sejenak dari riakan air hujan. dia memutuskan untuk terus melanjutkan perjalanannya menuju gedung kesenian. tanpa memakai mantel hujan. karena dia lupa membawanya. itu yang aku dengar darinya saat bercerita padaku, lengkap dengan bajunya yang basah didepan mataku. aku hanya terdiam mendengarnya bercerita, namun entah mengapa hatiku merasa senang karenanya. karena kisah ini menyimpan kesan mendalam untukku. dia laki laki pertama yang bukan sedarah denganku terlepas dari babeh dan abang abangku. demi sebuah janjinya padaku untuk melihatku tampil. rela membasahi dirinya agar sampai tepat waktu. tanpa mempedulikan dirinya sendiri basah kuyup kehujanan. memang terihat sepele dan biasa saja mungkin untuk sebagian orang. namun sungguh bagiku dia memberi kesan mendalam, lebih tepatnya cara dia itu terasa membekas dalam ingatanku. percayalah bagi seorang cinta pertama apa yang dia lakukan itu sangat menggetarkan hatiku.

3) masih dengan hujan dan kisah putih abu abu. kali ini yang aku ceritakan mungkin sebagian dari kalian pasti pernah mengalami hal yang sama denganku. lagi lagi saat diperjalanan dan terjebak hujan yang tiba tiba turun membasahi bumi yang sedang kita pijak ini. apa yang akan kita lakukan ? pasti menepikan ? atau berlindung dari air hujan. apalagi yang berkendaraan nya dengan sepeda motor. seperti kisahku ini dengannya. kita berdua berteduh bersama dipinggir sebuah toko ditepi jalan besar menunggu hujan reda. namun berjam jam hujan tak kunjung reda kala itu. namun entah menagapa menunggu hujan berdua dengannya waktu terasa seakan cepat berlalu begitu saja. dalam hujan saat itu ada canda dan tawa yang kita bagi berdua. berbicara panjang lebar dari hal random yang entah apa kita bahas hingga tentang mimpi kita masing masing. sampai akhirnya hujanpun mereda, dan kita melanjutkan perjalanan berdua kembali.

4) dalam derasnya hujan. hujanpun pernah menemani airmataku bahkan menghapusnya butiran bening dari mataku karena tersapu derasnya hujan.

5) blablabla.. sebenarnya masih banyak banget sih kisahku tentang hujan. banyak sudah kisah dengan hujan yang sudah kualami. tak mungkin kuceritakan detail perdetailnya lagi. maafkan aku yang sudah pegal mengetik.hehe. jadi aku akhiri sampai disini saja ya cerita hujanku kali ini. mungkin next time kali ya, cerita hujan lagi ?? hehe, atau akan ada cerita cerita hujan baru dalam kehidupanku ini ?? siapa yang tahukan ?? mungkin kali ini hujan akan membawa cerita hidup yang lebih seru dan menyenangkan untuk kuceritakan kelak. :-)
aku percaya tentang hujan selalu membawa ceritanya sendiri untuk semua orang.
entah rasa sedih, bahagia bahkan haru sekalipun hujan pernah memberi cerita untuk siapapun. begitupun dengan aku, hujan menjadi saksi kisahku dan menemaniku untuk membuat cerita bersama orang orang yang kukasihi dan kusayangi. meski dalam kisah yang berbeda sekalipun.
hujan tetaplah hujan adanya, langit mendung atau langit abu abu namanya dia tetaplah hujan. yang menyuguhkan beribu cerita dan kenangan untuk setiap orang termasuk aku salah satunya.
hingga sekarang, setiap hujan turun menyapaku. semua moment yang pernah terjadi dan sudah terlewat dalam hidup tentang hujan, adalah selalu kurindukan dan menjadikan semua moment itu sebagai salah satu sebuah kisah klasik yang kuingat dalam masa depanku kini.
terima kasih hujan :-) :-) :-)

sekian dan terimakasih untuk ceritaku kali ini.

_ Tita nurlaila _

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

" PADA AKHIRNYA.. "

Dan pada akhirnya..  Bertemu dengan mu atau tidak dalam hidup ku? Itu tidak mengapa bagiku,  Setidak nya aku bisa belajar banyak hal dari mu...